• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jet Tempur Iran Buatan Rusia Ditembak Jatuh Israel, Duel Udara Bersejarah Picu Eskalasi Konflik

Jet Tempur Iran Buatan Rusia Ditembak Jatuh Israel, Duel Udara Bersejarah Picu Eskalasi Konflik

March 4, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Ketegangan militer di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel mengklaim berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur milik Iran dalam pertempuran udara langsung. Pesawat yang dihancurkan tersebut diketahui merupakan Yak-130, jet buatan Rusia yang digunakan Angkatan Udara Iran.

Insiden itu terjadi di wilayah udara Teheran pada Rabu (4/3/2026) waktu setempat. Militer Israel menyebut pesawat Iran ditembak menggunakan jet tempur siluman F-35I “Adir”, menandai salah satu momen penting dalam konflik yang tengah berlangsung antara kedua negara.

You might also like

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026

Menurut pernyataan militer Israel, peristiwa tersebut menjadi sejarah baru dalam dunia militer modern karena untuk pertama kalinya pesawat F-35 berhasil menjatuhkan pesawat tempur berawak dalam pertempuran udara nyata. Sebelumnya, jet generasi kelima itu lebih sering digunakan untuk mencegat drone atau target tanpa awak.

Jet Yak-130 yang ditembak jatuh merupakan pesawat latih tempur ringan rancangan Rusia yang juga memiliki kemampuan serangan terbatas. Iran diketahui menggunakan pesawat ini untuk pelatihan pilot sekaligus mendukung operasi militer tertentu, termasuk pengawasan udara dan intersepsi target ringan.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah rangkaian serangan udara besar yang dilancarkan Israel terhadap sejumlah fasilitas militer Iran. Operasi militer skala luas itu disebut sebagai bagian dari eskalasi konflik regional yang melibatkan serangan balasan dan peningkatan aktivitas militer di berbagai wilayah Timur Tengah.

Sejumlah laporan media internasional menyebut duel udara ini menjadi pertempuran udara pertama Israel melawan pesawat tempur berawak dalam lebih dari empat dekade terakhir. Hal ini menandai perubahan signifikan dalam pola konflik modern yang sebelumnya lebih banyak melibatkan drone dan serangan jarak jauh.

Meski Israel mengumumkan keberhasilan operasi tersebut, klaim mengenai detail insiden masih menunggu verifikasi independen dari pihak internasional. Situasi di kawasan juga dilaporkan tetap tegang dengan meningkatnya serangan balasan serta mobilisasi militer di sejumlah titik strategis.

Pengamat pertahanan menilai penggunaan jet tempur generasi terbaru dalam duel udara langsung menunjukkan eskalasi konflik telah memasuki fase baru yang lebih terbuka. Risiko meluasnya konflik regional pun semakin besar apabila kedua pihak terus meningkatkan intensitas serangan.

Hingga kini, komunitas internasional masih menyerukan de-eskalasi guna mencegah konflik berkembang menjadi krisis keamanan global yang lebih luas, terutama karena kawasan Timur Tengah merupakan jalur vital perdagangan energi dunia.

Previous Post

Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

Next Post

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Ekonom Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Jangka Panjang

Berita Terkait

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara
Internasional

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026

Serangan drone Israel kembali dilaporkan terjadi di Jalur Gaza pada Jumat, 25 September 2026. Satu warga Palestina tewas dan sejumlah...

Read more
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026
Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

September 22, 2026
Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

September 19, 2026
Next Post
Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Ekonom Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Jangka Panjang

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Ekonom Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Jangka Panjang

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.