• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

ASUS ExpertBook Ultra, Terbaik untuk CEO dan CTO di Era AI Computing

June 2, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Industri teknologi saat ini sedang memasuki fase transformasi terbesar dalam satu dekade terakhir. Artificial Intelligence, hybrid working, edge computing, hingga peningkatan ancaman siber telah mengubah cara fundamental operasional perusahaan.

Jika sebelumnya perangkat kerja hanya dipandang sebagai alat produktivitas, sekarang laptop menjadi pusat komputasi strategis. Perangkat ini akan menentukan efisiensi, keamanan, sekaligus kecepatan pengambilan keputusan bisnis.

You might also like

Motorola Razr 60 Ultra Resmi Dipasarkan dengan Fast Charging 68W

Motorola Razr 60 Ultra Resmi Dipasarkan dengan Fast Charging 68W

July 22, 2026
Redmi K100 Pro Dibekali Baterai 8.500 mAh dan Fast Charging 100W

Redmi K100 Pro Dibekali Baterai 8.500 mAh dan Fast Charging 100W

July 21, 2026

Commercial Country Product Manager, Enterprise Notebook, ASUS Indonesia, Vincent Yang menyatakan bahwa perubahan tersebut membuat kebutuhan para pemimpin perusahaan ikut berubah drastis.

“CEO dan CTO modern tidak lagi hanya membutuhkan laptop yang cepat. Mereka membutuhkan perangkat yang mampu menangani workload berbasis AI, memiliki keamanan enterprise-grade, ringan untuk mobilitas tinggi, tetapi tetap mampu memberikan pengalaman premium dan stabil untuk penggunaan jangka panjang,” kata Vincent.

Transformasi Industri Teknologi Paksa Perubahan Cara Kerja

Di level enterprise dan perusahaan multinasional, kompleksitas kerja semakin tinggi. Seorang CEO bisa berpindah dari board meeting ke presentasi investor lintas negara dalam satu hari.

Di sisi lain, seorang CTO harus dapat menangani data analysis, melakukan pengawasan terhadap infrastruktur cloud dengan tingkat keamanan tinggi, berkoordinasi dengan tim global, hingga melakukan pengambilan keputusan berbasis AI secara real-time.

Masalahnya, banyak laptop premium saat ini masih terjebak pada kompromi. Ada yang menawarkan performa tinggi tetapi berat dan boros daya. Ada juga yang tipis dan ringan, tetapi tidak memiliki sistem keamanan enterprise yang memadai.

Padahal untuk kalangan eksekutif khususnya C-Level yang perlu melakukan pengambilan keputusan dengan cepat dan akurat, kompromi seperti ini justru menciptakan bottleneck baru dalam produktivitas.

Menurut Vincent, masa depan laptop bisnis bukan sekadar soal spesifikasi tinggi, tetapi kemampuan perangkat menjadi platform kerja cerdas yang aman, adaptif, dan siap menghadapi era AI-first computing.

Alasan Laptop Bisnis Jadi Pilihan Terbaik untuk CEO dan CTO

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan mulai menyadari bahwa laptop consumer premium tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan eksekutif enterprise. Secara desain mungkin terlihat menarik, tetapi dari sisi keamanan, stabilitas firmware, dukungan IT management, hingga compliance enterprise, perangkat consumer sering kali memiliki banyak keterbatasan.

“Perangkat bisnis memiliki filosofi berbeda dibanding laptop consumer. Fokusnya bukan hanya performa, tetapi reliability, long-term security, manageability, dan business continuity,” ujar Vincent.

Bagi CEO dan CTO, downtime sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap operasional perusahaan. Risiko kehilangan data, serangan firmware, atau kegagalan sistem saat presentasi penting jelas tidak bisa ditoleransi. Karena itu, laptop bisnis modern harus memiliki pendekatan keamanan yang jauh lebih dalam dibanding sekadar fingerprint sensor atau antivirus biasa.

Laptop enterprise juga dirancang untuk mendukung pengelolaan perangkat skala besar. Di perusahaan multinasional, tim IT membutuhkan deployment yang cepat, remote management, pembaruan keamanan jangka panjang, hingga kemampuan recovery sistem yang efisien. Semua ini jarang ditemukan pada laptop consumer.

Selain itu, munculnya AI generatif dan on-device AI processing juga mengubah kebutuhan hardware secara signifikan.

Kini, perangkat kerja ideal harus mampu menjalankan AI inference langsung di perangkat tanpa terlalu bergantung pada cloud. Ini penting tidak hanya untuk performa, tetapi juga untuk menjaga privasi data perusahaan.

Vincent menilai bahwa banyak eksekutif kini mulai memprioritaskan perangkat dengan arsitektur heterogen yang menggabungkan CPU, GPU, dan NPU secara optimal.

“AI akan menjadi workflow utama di dunia enterprise. Karena itu, perangkat yang tidak memiliki AI acceleration hardware akan cepat tertinggal,” tambahnya.

Di sisi lain, mobilitas tetap menjadi faktor krusial. CEO dan CTO modern bekerja secara dinamis lintas negara dan lintas zona waktu. Mereka membutuhkan perangkat yang ringan, baterai tahan lama, namun tetap memiliki performa workstation-class.

Vincent menyebut, kombinasi tersebut belum banyak dimiliki laptop bisnis saat ini.

ASUS ExpertBook Ultra, Platform Komputasi Modern untuk Eksekutif Enterprise

Menjawab perubahan kebutuhan tersebut, ASUS menghadirkan ASUS ExpertBook Ultra bagi kalangan eksekutif modern. Vincent menyebut perangkat ini bukan laptop premium biasa, melainkan platform komputasi enterprise generasi baru.

“ExpertBook Ultra dirancang khusus untuk pemimpin perusahaan yang membutuhkan performa tinggi, keamanan enterprise, mobilitas ekstrem, dan AI computing dalam satu perangkat,” ujar Vincent.

Salah satu keunggulan utama perangkat ini terletak pada desain ultra-portable dengan bobot mulai 0,99 kg dan ketebalan hanya 1,09 cm. Bagi CEO dan CTO dengan mobilitas tinggi, faktor ini sangat penting karena memungkinkan perangkat tetap nyaman digunakan sepanjang hari tanpa mengorbankan durabilitas.

Kekuatan utama ExpertBook Ultra terletak pada arsitektur komputasinya. Laptop ini mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu sistem heterogen berbasis Intel Core Ultra terbaru. Pendekatan ini memungkinkan workload didistribusikan secara lebih efisien, terutama untuk kebutuhan AI generatif, real-time transcription, AI meeting summary, hingga intelligent productivity tools.

NPU dengan kemampuan hingga 50 TOPS memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa harus mengirim data sensitif ke cloud. Untuk perusahaan enterprise, pendekatan ini menjadi sangat penting karena berkaitan langsung dengan privasi dan keamanan data.

Dari sisi keamanan, ExpertBook Ultra membawa fitur enterprise-grade seperti ASUS ExpertGuardian, TPM 2.0, Microsoft Pluton Security Processor, dual ROM BIOS recovery, hingga compliance terhadap NIST SP 800-193. ASUS bahkan mulai mengintegrasikan Post-Quantum Cryptography untuk menghadapi ancaman keamanan generasi berikutnya.

“Keamanan saat ini tidak lagi cukup hanya di level software. Proteksi firmware dan hardware menjadi sangat penting, terutama untuk perusahaan dengan data sensitif,” ujar Vincent.

Selain itu, ExpertBook Ultra juga dilengkapi layar Tandem OLED 14 inci beresolusi tinggi dengan akurasi warna profesional, sistem audio 6D Spatial Speaker, Wi-Fi 7, Thunderbolt 4, serta baterai besar 70Wh dengan efisiensi daya tinggi.

Vincent menyatakan, kombinasi inilah yang membuat ExpertBook Ultra relevan untuk para CEO dan CTO modern.

“Seorang pemimpin perusahaan membutuhkan perangkat yang cepat, aman, ringan, dan mampu mengikuti ritme kerja modern tanpa kompromi. Itulah filosofi utama di balik ExpertBook Ultra,” tutupnya.

Previous Post

Transparansi Hukum Kasus AY: Empat Tersangka Resmi Ditahan Puspom TNI

Next Post

BYD Atto 3 Terbaru Rilis di China, Langsung Terpesan 30 Ribu Unit

Berita Terkait

Motorola Razr 60 Ultra Resmi Dipasarkan dengan Fast Charging 68W
Teknologi

Motorola Razr 60 Ultra Resmi Dipasarkan dengan Fast Charging 68W

by admin
July 22, 2026
0

Motorola Razr 60 Ultra hadir dengan baterai terbesar 4.700 mAh di kategori ponsel flip dan fast charging 68W. Smartphone lipat...

Read more
Redmi K100 Pro Dibekali Baterai 8.500 mAh dan Fast Charging 100W

Redmi K100 Pro Dibekali Baterai 8.500 mAh dan Fast Charging 100W

July 21, 2026
Pre-Order Tecno Pova 8 5G Resmi Dibuka, Layar 144Hz dan Baterai 8.000 mAh

Pre-Order Tecno Pova 8 5G Resmi Dibuka, Layar 144Hz dan Baterai 8.000 mAh

July 21, 2026
ASUS V500 Mini Tower Tawarkan Performa Andal dengan Desain Minimalis untuk Rumah Modern

ASUS V500 Mini Tower Tawarkan Performa Andal dengan Desain Minimalis untuk Rumah Modern

July 21, 2026
Next Post

BYD Atto 3 Terbaru Rilis di China, Langsung Terpesan 30 Ribu Unit

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.