• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
China Kembangkan “Matahari Buatan”, Terobosan Fusi Nuklir yang Diklaim Bisa Jadi Sumber Energi Masa Depan

China Kembangkan “Matahari Buatan”, Terobosan Fusi Nuklir yang Diklaim Bisa Jadi Sumber Energi Masa Depan

June 10, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Ilmuwan China kembali menarik perhatian dunia setelah mengembangkan teknologi reaktor fusi nuklir yang dijuluki “matahari buatan”. Teknologi ini digadang-gadang mampu meniru proses energi yang terjadi di Matahari untuk menghasilkan sumber listrik bersih, stabil, dan berpotensi hampir tak terbatas di masa depan.

Reaktor yang dikenal dengan nama Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) tersebut menjadi salah satu proyek unggulan dalam riset energi fusi global. Fasilitas ini dirancang untuk menciptakan kondisi ekstrem layaknya inti Matahari, yaitu suhu sangat tinggi dan tekanan besar, guna memicu reaksi fusi nuklir yang menghasilkan energi.

You might also like

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

September 27, 2026

Berbeda dengan pembangkit listrik konvensional, teknologi fusi nuklir tidak bergantung pada pembakaran bahan bakar fosil. Sebaliknya, reaktor ini menggabungkan inti atom ringan pada suhu ekstrem untuk melepaskan energi dalam jumlah besar, mirip seperti proses yang terjadi di Matahari.

Dalam beberapa uji coba terbaru, EAST dilaporkan berhasil mempertahankan plasma superpanas dalam kondisi stabil untuk waktu yang lebih lama dibandingkan eksperimen sebelumnya. Pencapaian ini dinilai sebagai langkah penting menuju reaktor fusi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Salah satu capaian penting dari eksperimen terbaru adalah kemampuan reaktor mempertahankan kepadatan plasma di atas batas yang selama ini menjadi tantangan utama dalam riset fusi nuklir global. Kondisi ini sebelumnya kerap menyebabkan ketidakstabilan dan gangguan pada sistem reaktor.

Keberhasilan tersebut membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi fusi, yang selama puluhan tahun masih berada dalam tahap eksperimen dan belum dapat dikomersialkan secara luas.

Para peneliti menilai bahwa keberhasilan ini memperkuat posisi China dalam perlombaan global pengembangan energi fusi. Jika berhasil dikembangkan secara komersial, teknologi ini berpotensi menjadi sumber energi bersih yang mampu mengurangi ketergantungan dunia pada bahan bakar fosil.

Selain ramah lingkungan, energi fusi juga dianggap lebih aman karena tidak menghasilkan limbah radioaktif berbahaya dalam jumlah besar seperti reaktor nuklir konvensional.

Meski menunjukkan kemajuan signifikan, para ahli menegaskan bahwa teknologi “matahari buatan” masih berada pada tahap penelitian. Tantangan utama seperti stabilitas jangka panjang, efisiensi energi, dan biaya pembangunan masih perlu diselesaikan sebelum dapat digunakan secara luas.

Namun demikian, perkembangan ini tetap dianggap sebagai salah satu lompatan terbesar dalam sejarah riset energi modern.

Previous Post

Kekeringan Terparah di China dalam Sejarah Modern: Krisis Air Ancam 13 Juta Jiwa, Ribuan Warga Tewas

Next Post

Jangan Tunggu Rusak! Ini 10 Cara Merawat Laptop agar Awet Bertahun-tahun

Berita Terkait

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari
Teknologi

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026

Amazfit T-Rex 3 Pro merupakan smartwatch tangguh kelas atas dari Amazfit, dibuat dengan material premium seperti bezel titanium grade 5...

Read more
Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

September 27, 2026
Agen AI OpenAI Bobol Portal Data Pemerintah Australia, Pemerintah Bentuk Satgas Investigasi

Agen AI OpenAI Bobol Portal Data Pemerintah Australia, Pemerintah Bentuk Satgas Investigasi

September 26, 2026
Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

September 12, 2026
Next Post

Jangan Tunggu Rusak! Ini 10 Cara Merawat Laptop agar Awet Bertahun-tahun

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.