• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Misi NASA akan kendarai Toyota Lunar Cruiser di bulan

Misi NASA akan kendarai Toyota Lunar Cruiser di bulan

April 22, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Badan Eksplorasi Kedirgantaraan Jepang (The Japanese Aerospace Exploration Agency/JAXA) telah menandatangani perjanjian dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) untuk memasok kendaraan bagi misi manusia berikutnya di Bulan, yang dikembangkan oleh Toyota.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang, Masahito Moriyama, bertemu dengan Administrator NASA, Bill Nelson, pekan lalu untuk menandatangani perjanjian yang akan membuat JAXA mendesain, mengembangkan, dan mengoperasikan kendaraan penjelajah bertekanan untuk penjelajahan dengan awak dan tanpa awak di Bulan, lapor Drive, Selasa.

You might also like

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

September 27, 2026

Toyota telah bekerja sama dengan JAXA sejak 2019 untuk mengembangkan Lunar Cruiser, dengan bantuan dari Mitsubishi Heavy Industries, dan diharapkan dapat mengirimkan kendaraan tersebut pada tahun 2031 sebelum misi “Artemis” yang direncanakan pada tahun 2032.

Lunar Cruiser pada dasarnya adalah rumah motor listrik, dengan kemampuan untuk mempertahankan kehidupan di lingkungan bertekanan, memungkinkan kru untuk melepas pakaian antariksa mereka hingga satu bulan, termasuk satu malam di Bulan (14 hari), dengan waktu mengemudi hingga delapan jam setiap hari selama enam hari berturut-turut.

Kendaraan tersebut juga akan memiliki kemampuan mengemudi secara otonom saat menavigasi medan off-road yang sama sekali tidak dikenal, menggunakan LiDAR untuk menghindari kawah dan bebatuan.

Dalam proposal untuk Lunar Cruiser, kendaraan ini akan menggunakan Regenerative Fuel Cells (RFC) untuk membantu menopang kehidupan di dalam pesawat, dikombinasikan dengan panel surya.

Air akan diumpankan ke unit elektrolisis pada siang hari (ditenagai oleh tenaga surya), yang akan mengubah air menjadi hidrogen dan oksigen.

Oksigen akan menyediakan udara bersih untuk bernapas, sementara hidrogen akan diubah menjadi listrik di malam hari melalui sel bahan bakar – yang menghasilkan air sebagai produk sampingan, yang siap dikirim ke unit elektrolisis di siang hari.

Mitsubishi Heavy Industries membantu mengembangkan unit elektrolisis karena pengalamannya dalam teknologi kelautan.

Meskipun para kru akan berganti, Lunar Cruiser diharapkan memiliki masa operasi sekitar 10 tahun, dengan tujuan untuk melakukan perjalanan 100.000 melintasi permukaan bulan.

Melalui misi Artemis, NASA mengklaim akan mendaratkan wanita pertama, orang kulit berwarna pertama, dan astronaut mitra internasional pertama di bulan, membuat penemuan ilmiah baru, dan mengeksplorasi lebih banyak permukaan bulan daripada sebelumnya untuk kepentingan semua orang. ***

Previous Post

Alasan Timur Tengah Punya Banyak Minyak Bumi

Next Post

Bagaimana Pikiran jadi Pelopor Menggapai Impian?

Berita Terkait

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari
Teknologi

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026

Amazfit T-Rex 3 Pro merupakan smartwatch tangguh kelas atas dari Amazfit, dibuat dengan material premium seperti bezel titanium grade 5...

Read more
Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

September 27, 2026
Agen AI OpenAI Bobol Portal Data Pemerintah Australia, Pemerintah Bentuk Satgas Investigasi

Agen AI OpenAI Bobol Portal Data Pemerintah Australia, Pemerintah Bentuk Satgas Investigasi

September 26, 2026
Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

September 12, 2026
Next Post
Bagaimana Pikiran jadi Pelopor Menggapai Impian?

Bagaimana Pikiran jadi Pelopor Menggapai Impian?

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.