• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya

Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya

April 24, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA) memberikan masukkan apakah pemerintah bisa menggunakan laman Facebook dengan cara yang sesuai.

You might also like

AI Makin Pintar, Mark Zuckerberg Tegaskan Satu Hal: Kendali Harus Tetap di Tangan Manusia

August 18, 2026
Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

August 14, 2026

DPA menyarankan kementerian tidak bergantung dengan Facebook untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Sebab pihak kementerian tidak memiliki gambar yang jelas soal cara Facebook menggunakan data pribadi orang yang berkunjung ke akun resmi mereka.

Menteri Digitalisasi Belanda, Alexandra van Huffelen mengatakan pemerintah masih menunggu jawaban Facebook soal kekhawatiran itu. Mereka tetap akan menjalankan saran DPA jika tidak ada jawaban dari anak usaha Meta tersebut.

“Pemerintah menginginkan kejelasan dari Meta sesegera mungkin, paling lambat sebelum reses musim panas, tentang bagaimana mereka mengatasi kekhawatiran kami,” jelasnya dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (23/4/2024).

“Jika tidak, sesuai dengan saran DPA, kami terpaksa menghentikan aktivitas kami di halaman Facebook,” tambahnya.

Sementara itu Meta telah angkat bicara. Perusahaan tak setuju dengan penilaian yang dikeluarkan lembaga Belanda itu.

Bahkan Meta menyebutnya ada “kesalahpahaman” soal cara kerja produknya. Menurut perusahaan, pihaknya memastikan layanannya telah mematuhi aturan yang ada di tempat beroperasi.

“Kami meninjau semua produk Meta untuk memastikan mereka mematuhi undang-undang di wilayah tempat kami menawarkan layanan kami, dan akan terus berhubungan dengan Pemerintah untuk memastikan mereka dapat menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat,” jelas juru bicara Meta.

 

Sumber : CNBC Indonesia

Previous Post

Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju

Next Post

Kembali Meraih Penghargaan, Kajari Bungo Terima Award KPKNL Jambi

Berita Terkait

Teknologi

AI Makin Pintar, Mark Zuckerberg Tegaskan Satu Hal: Kendali Harus Tetap di Tangan Manusia

by admin
August 18, 2026
0

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) menuju kemampuan yang semakin canggih memunculkan pertanyaan besar: siapa yang seharusnya memegang kendali atas teknologi tersebut?...

Read more
Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

August 14, 2026
ITEL Power 80 Tampil Mirip iPhone 17 Pro, Harga Mulai Rp2 Jutaan

ITEL Power 80 Tampil Mirip iPhone 17 Pro, Harga Mulai Rp2 Jutaan

August 7, 2026
AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

August 3, 2026
Next Post
Kembali Meraih Penghargaan, Kajari Bungo Terima Award KPKNL Jambi

Kembali Meraih Penghargaan, Kajari Bungo Terima Award KPKNL Jambi

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.