• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Lonjakan Kasus DBD Tiga Kali Lipat, Kemenkes: Fasyankes Belum Kewalahan

Lonjakan Kasus DBD Tiga Kali Lipat, Kemenkes: Fasyankes Belum Kewalahan

May 4, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan belum ada fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang kewalahan menangani pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) meskipun kasusnya meningkat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya akibat perubahan iklim.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes, Imran Pambudi, mengonfirmasi bahwa meskipun terjadi peningkatan kasus dan pasien yang dirawat di rumah sakit di beberapa daerah, belum ada laporan tentang kesulitan dalam pelayanan.

You might also like

Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi

Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi

September 24, 2026
Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

September 23, 2026

Pengelola fasyankes telah mengambil langkah-langkah mitigasi sesuai dengan surat edaran yang telah disampaikan kepada dinas kesehatan dan rumah sakit di seluruh Indonesia pada Januari dan April 2024.

Surat edaran tersebut menyatakan bahwa lonjakan kasus DBD terkait dengan perubahan iklim yang memengaruhi perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Hingga pekan ke-17 tahun 2024, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes mencatat 88.593 kasus DBD dan 621 kematian di berbagai daerah, meningkat lebih dari tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

Kasus DBD dilaporkan dari 456 kabupaten/kota di 34 provinsi, dengan jumlah kematian terjadi di 174 kabupaten/kota di 28 provinsi.

Kota Bandung, Tangerang, Kota Bogor, Kota Kendari, dan Bandung Barat merupakan lima daerah dengan kasus tertinggi, sedangkan kasus kematian terbanyak dilaporkan dari Kabupaten Bandung, Jepara, Kota Bekasi, Subang, dan Kendal.

Total suspek DBD yang dilaporkan mencapai 262.463 kasus berdasarkan laporan dari Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

 

 

sumber : antara

Previous Post

5 Buah Berikut Ini Bisa Dijadikan Masker Alami untuk Mencerahkan Wajah

Next Post

Berulang kali Terjerat Kasus Narkoba, Artis Rio Reifan Tidak Bisa Rehabilitasi

Berita Terkait

Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi
Nasional

Ombudsman Temukan Kamar Mirip Apartemen di Lapas Cibinong, Pejabat Terancam Sanksi

September 24, 2026

Temuan fasilitas yang disebut menyerupai apartemen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memicu perhatian pemerintah....

Read more
Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

Karhutla Makin Parah, 3 Daerah di Kalbar Dilanda Udara Berbahaya

September 23, 2026
Indonesia Siap Bikin Bensin dari Batu Bara, China Sudah Lebih Dulu Kembangkan Teknologinya

Indonesia Siap Bikin Bensin dari Batu Bara, China Sudah Lebih Dulu Kembangkan Teknologinya

September 21, 2026
Pencarian KM Virgo Diperpanjang 7 Hari, Begini Kondisi Terbaru Korban

Pencarian KM Virgo Diperpanjang 7 Hari, Begini Kondisi Terbaru Korban

September 19, 2026
Next Post
Berulang kali Terjerat Kasus Narkoba, Artis Rio Reifan Tidak Bisa Rehabilitasi

Berulang kali Terjerat Kasus Narkoba, Artis Rio Reifan Tidak Bisa Rehabilitasi

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.