• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis

Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis

November 22, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan otomotif raksasa asal Amerika Serikat, Ford, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.000 karyawannya di Eropa. Sebagian besar PHK terjadi di Jerman dan Inggris, menjadi pukulan baru bagi industri mobil di benua tersebut.

“Perusahaan telah mengalami kerugian yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Ford dalam pernyataannya, Kamis 21 November 2024, seperti dikutip dari AFP.

You might also like

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

July 8, 2026
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026

Manajemen Ford menjelaskan bahwa peralihan industri ke kendaraan listrik dan meningkatnya persaingan global menjadi faktor utama keputusan ini. Rincian PHK mencakup 2.900 karyawan di Jerman, 800 di Inggris, dan 300 lainnya di wilayah Eropa barat hingga akhir 2027.

Wakil Presiden Ford Eropa, Dave Johnston, menegaskan pentingnya langkah tersebut. “Tindakan sulit namun tegas ini diperlukan untuk memastikan daya saing Ford di masa depan di Eropa,” ungkapnya.

Selain itu, Ford juga berencana menyesuaikan produksi model Explorer dan Capri. Penyesuaian ini akan berdampak pada pengurangan jam kerja di pabrik Cologne, Jerman, pada kuartal pertama tahun 2025.

Industri otomotif di Eropa kini menghadapi tantangan berat, mulai dari tingginya biaya produksi hingga peralihan ke kendaraan listrik yang berjalan lambat. Kondisi ini diperburuk oleh persaingan ketat dengan pasar utama seperti China.

Ford bukan satu-satunya perusahaan yang terdampak. Sebelumnya, pada September 2024, Volkswagen mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menutup beberapa pabrik di Jerman, langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Krisis ini menegaskan perlunya strategi baru untuk menghadapi transformasi besar di sektor otomotif. Eropa harus bergerak cepat untuk mengatasi tantangan ini agar tetap kompetitif di pasar global.***

Previous Post

Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Naik hingga Rp12 Ribu, Harga Buyback-nya Naik Lebih Tinggi

Next Post

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Berita Terkait

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran
Internasional

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

by admin
July 8, 2026
0

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik...

Read more
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026
Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

July 6, 2026
Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

July 4, 2026
Next Post
Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Please login to join discussion
BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.