• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Puma Umumkan PHK 500 Karyawan, Saham Anjlok 23%

Puma Umumkan PHK 500 Karyawan, Saham Anjlok 23%

March 17, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan apparel olahraga asal Jerman, Puma (PUMG.DE), mengumumkan rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sekitar 500 karyawannya di seluruh dunia.

Langkah ini diambil sebagai dampak dari buruknya kinerja penjualan dan laba perusahaan pada triwulan terakhir 2024. Termasuk banyak faktor lain yang mempengaruhinya.

You might also like

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

July 8, 2026
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026

Menurut Kepala Keuangan Puma, Markus Neubrand, PHK harus dilakukan. Sejumlah toko mereka kini tidak lagi menghasilkan keuntungan yang cukup untuk menunjang kegiatan produksi perusahaan. “Ini menjadi keputusan yang sulit bagi perusahaan. Namun, harus tetap dilakukan,” katanya.

Markus Neubrand, menegaskan bahwa PHK karyawan juga didorong oleh lesunya pertumbuhan penjualan tahunan Puma, yang hanya naik 4,4% menjadi 8,82 miliar euro (US$9,62 miliar) pada 2024.

Buruknya kinerja tersebut langsung berdampak pada harga saham Puma, yang anjlok 23% ke level 21,90 euro. Penurunan ini menjadi yang terendah sejak November 2016.

Selain itu, Puma juga dihadapkan pada persaingan ketat dengan merek-merek besar seperti Adidas, Nike, serta pendatang baru seperti On Running dan Hoka, semakin menekan posisi Puma di pasar global. Di sisi lain, kondisi ekonomi yang tidak stabil di Amerika Serikat juga menjadi tantangan bagi perusahaan.

Menurut Kepala Eksekutif Puma, Arne Freundt, konsumen utama mereka di Amerika Serikat mengurangi belanja mereka. Semua itu karena ketidakpastian ekonomi saat ini.

“Di Februari memang buruk, tetapi Maret mulai menunjukkan sedikit perbaikan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Meski harus mem-PHR ratusan karyawan, Puma menyatakan tetap optimistis. Puma masih yakin dengan strategi bisnis yang akan dijalankan di masa depan.

Manajemen menyatakan bahwa mereka masih menargetkan penjualan 4 juta hingga 6 juta pasang sepatu kets “Speedcat” sebagai bagian dari upaya meningkatkan performa perusahaan di tahun mendatang.***

Previous Post

Presiden Prabowo Bakal Resmikan Pabrik Emas Milik Freeport

Next Post

Phone 16 Series Siap Jual di Indonesia, Berikut 5 Model dan Daftar Perkiraan Harganya

Berita Terkait

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran
Internasional

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

by admin
July 8, 2026
0

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik...

Read more
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026
Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

July 6, 2026
Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

July 4, 2026
Next Post
Phone 16 Series Siap Jual di Indonesia, Berikut 5 Model dan Daftar Perkiraan Harganya

Phone 16 Series Siap Jual di Indonesia, Berikut 5 Model dan Daftar Perkiraan Harganya

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.