• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga CPO Melemah, Dipicu Permintaan Lesu dan Produksi yang Meningkat

Harga CPO Melemah, Dipicu Permintaan Lesu dan Produksi yang Meningkat

April 15, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Harga kontrak minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Derivatif Malaysia tercatat melemah pada penutupan perdagangan Senin 14 April 2025. Tekanan datang dari permintaan yang melemah serta prediksi peningkatan produksi dalam beberapa pekan ke depan.

Analis dan pedagang CPO, David Ng, mengungkapkan bahwa pelemahan ini sebagian besar dipengaruhi oleh turunnya permintaan akibat harga minyak nabati alternatif seperti minyak kedelai yang lebih murah.

You might also like

Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS, Jadi Kado HUT RI ke-81

August 17, 2026
Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

August 14, 2026

“Peningkatan produksi ini sesuai dengan pola musiman, di mana pada periode ini biasanya terjadi lonjakan hasil panen. Kami memperkirakan tren naik produksi ini akan terus berlanjut hingga September,” jelas David.

Lebih lanjut, ia memperkirakan bahwa harga CPO akan berada pada level support di RM4.100 per ton, sementara level resistance diperkirakan mencapai RM4.300 per ton.

Berdasarkan data penutupan perdagangan, kontrak CPO untuk April 2025 turun RM107 menjadi RM4.354 per ton. Sementara itu, kontrak untuk Mei 2025 juga mengalami penurunan sebesar RM40 ke level RM4.293 per ton. Penurunan serupa juga terjadi pada kontrak Juni 2025 yang melemah RM42 menjadi RM4.170 per ton.

Untuk kontrak pengiriman Juli 2025, harga turun RM33 ke posisi RM4.107 per ton. Sedangkan kontrak Agustus 2025 turun RM28 menjadi RM4.072 per ton, dan September 2025 melemah RM26 ke level RM4.048 per ton.

Volume perdagangan juga tercatat menurun menjadi 80.065 lot dari 85.695 lot pada akhir pekan sebelumnya. Namun, open interest atau jumlah kontrak terbuka justru naik menjadi 244.009 kontrak, dari sebelumnya 243.199.

Adapun untuk harga fisik CPO wilayah Selatan Malaysia untuk April 2025 tercatat tetap stabil di level RM4.520 per ton, tidak berubah dari hari sebelumnya.

Kondisi pasar ini menunjukkan bahwa pelaku industri sawit perlu waspada terhadap tren musiman dan dinamika permintaan global, terutama di tengah persaingan harga dengan minyak nabati lainnya yang lebih kompetitif.***

(Bernama)

Previous Post

Judika Buka Suara soal Diskusi Royalti Ahmad Dhani, “Dianggap Maling, Nyolong, Menyakitkan Bagi Penyanyi”

Next Post

Kepercayaan Masyarakat Terhadap Tabungan Haji BRK Syariah Meningkat

Berita Terkait

Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS, Jadi Kado HUT RI ke-81

by admin
August 17, 2026
0

Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Senin (17/8/2026) dengan pergerakan positif terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda sempat menguat...

Read more
Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

August 14, 2026
Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

August 13, 2026
Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

August 10, 2026
Next Post
Kepercayaan Masyarakat Terhadap Tabungan Haji BRK Syariah Meningkat

Kepercayaan Masyarakat Terhadap Tabungan Haji BRK Syariah Meningkat

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.