• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PHK Global Panasonic Tak Berdampak ke Indonesia, Pabrik Tetap Jadi Basis Ekspor

PHK Global Panasonic Tak Berdampak ke Indonesia, Pabrik Tetap Jadi Basis Ekspor

May 13, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang dilakukan Panasonic Holdings secara global, tidak berdampak pada operasional perusahaan di Indonesia.

Dilansir dari republika.co.id, Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyampaikan bahwa Indonesia justru tetap menjadi salah satu basis produksi utama Panasonic di kawasan Asia Tenggara.

You might also like

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg

August 18, 2026
Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

August 14, 2026

“PHK yang terjadi di Panasonic Holdings tidak berdampak pada operasional Panasonic di Indonesia. Bahkan, pabrik di Indonesia menjadi basis ekspor ke lebih dari 80 negara, yang mencerminkan daya saing industri elektronik nasional yang kuat,” kata Febri,  Selasa 13 Mei 2025.

Meski demikian, ia mengakui bahwa saat ini tingkat utilisasi industri elektronik nasional masih berada pada level rendah, yaitu 50,64% pada kuartal I 2025. Sebagai perbandingan, sebelum pandemi Covid-19 utilisasi sektor ini sempat mencapai 75,6%.

Febri menilai, kondisi tersebut menjadi pengingat bagi pelaku industri dan pekerja untuk terus melakukan adaptasi dan transformasi agar mampu bertahan dalam persaingan global.

“Persaingan di sektor elektronik makin ketat. Transformasi teknologi, peningkatan produktivitas, dan efisiensi operasional adalah kunci untuk tetap kompetitif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan utilisasi industri melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan memberikan perlindungan terhadap pasar dalam negeri dari serbuan produk elektronik impor, menjaga investasi yang telah ada, serta menarik investasi baru.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar domestik yang kuat.

“Pasar dalam negeri kita adalah salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Pemerintah juga terus mendorong penguatan industri melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” jelasnya.

Febri juga menegaskan bahwa Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kini menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi global. Karena itu, menjaga stabilitas industri dan meningkatkan daya saing merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan, Kemenperin terus mendorong produktivitas industri elektronik lewat program pelatihan tenaga kerja, pemberian insentif, hingga penguatan ekosistem manufaktur berbasis teknologi tinggi.

“Dengan sinergi yang kuat antara pelaku industri dan pemerintah, kami optimistis sektor elektronik Indonesia akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional,” tutup Febri.***

Previous Post

Harga Emas Pegadaian 12 Mei 2025, Hanya Antam 0,5 yang Gram Naik Tipis

Next Post

TNI AD Semprot Mikroba PA 63 untuk Menetralisir Limbah Pasar Induk Gedebage

Berita Terkait

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg
Nasional

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg

by admin
August 18, 2026
0

Gempa Nusa Tengga Timur (NTT) memaksa pemerintah bergerak cepat menyalurkan logistik dan menyiapkan pengungsian bagi warga terdampak. Hingga Senin, 17...

Read more
Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

August 14, 2026
Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

August 13, 2026

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, 5 Orang Meninggal dan 227 Selamat

August 2, 2026
Next Post
TNI AD Semprot Mikroba PA 63 untuk Menetralisir Limbah Pasar Induk Gedebage

TNI AD Semprot Mikroba PA 63 untuk Menetralisir Limbah Pasar Induk Gedebage

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.