• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Naik 8,2 Persen, Utang Luar Negeri RI Tembus US$ 431,5 Miliar per April 2025

Naik 8,2 Persen, Utang Luar Negeri RI Tembus US$ 431,5 Miliar per April 2025

June 16, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia per April 2025 mencapai US$ 431,5 miliar. Angka ini tumbuh 8,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 6,4 persen (yoy).

Dalam siaran pers yang dirilis Senin, 16 Juni 2025, BI menyebut pelemahan dolar AS terhadap mayoritas mata uang global turut memengaruhi kenaikan posisi ULN nasional.

You might also like

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

April 1, 2026
Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

April 1, 2026

Secara rinci, utang luar negeri pemerintah tercatat sebesar US$ 208,8 miliar atau tumbuh 10,4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 7,6 persen (yoy) pada Maret 2025.

Kenaikan ini didorong oleh penarikan pinjaman serta meningkatnya aliran modal asing ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN) domestik, mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 194,8 miliar, mengalami kontraksi 0,6 persen (yoy). Meski masih minus, kontraksi ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1,0 persen (yoy).

Penurunan terutama dipengaruhi oleh peningkatan ULN lembaga keuangan, yang tumbuh 2,9 persen (yoy) setelah sempat terkontraksi 2,2 persen pada Maret.

Dari sisi sektor ekonomi, ULN swasta didominasi oleh sektor industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta sektor pertambangan dan penggalian. Keempat sektor ini menyumbang sekitar 80 persen dari total ULN swasta.

Struktur ULN Indonesia masih terjaga, dengan 76,9 persen ULN swasta dan 85,1 persen total ULN merupakan utang jangka panjang. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pun mengalami penurunan menjadi 30,3 persen pada April 2025, dari sebelumnya 30,6 persen pada Maret.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam menjaga agar struktur utang luar negeri tetap sehat dan mendukung ketahanan sektor eksternal Indonesia.***

Previous Post

Kata Pakar Vaksin Prof. Amin Soebandrio Mengapa Bayi Harus Diimunisasi?

Next Post

Nixon: BTN Kini Mendapat Pengakuan Global!

Berita Terkait

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan
Finance

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

by admin
April 1, 2026
0

Suasana berbeda terasa di halaman Kantor Pusat BRK Syariah, Pekanbaru, Rabu pagi (1/4/2026). Dalam balutan busana Melayu lengkap yang dikenakan...

Read more
Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

April 1, 2026
Cara Jitu Agar BRK Syariah Semakin Sehat

Cara Jitu Agar BRK Syariah Semakin Sehat

April 1, 2026
Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

Update Harga Emas Pegadaian 26 Maret 2026

March 26, 2026
Next Post
Nixon: BTN Kini Mendapat Pengakuan Global!

Nixon: BTN Kini Mendapat Pengakuan Global!

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.