• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gubernur Lemhannas, Media Massa Pilar Penting Ketahanan Nasional di Era Digital

Gubernur Lemhannas, Media Massa Pilar Penting Ketahanan Nasional di Era Digital

Gubernur Lemhannas, Media Massa Pilar Penting Ketahanan Nasional di Era Digital

November 7, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menegaskan bahwa media massa memainkan peran sentral dan strategis dalam memperkuat ketahanan nasional serta menanamkan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Peliputan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lemhannas RI yang berlangsung di Gedung Trigatra, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

You might also like

Mulai 1 April, 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Sementara

Mulai 1 April, 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Sementara

April 1, 2026
Wacana WFH Masih Digodok, Pemerintah Tunggu Keputusan Presiden Sebelum Diumumkan

Wacana WFH Masih Digodok, Pemerintah Tunggu Keputusan Presiden Sebelum Diumumkan

March 25, 2026

“Media dapat menjadi agen perubahan yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan seperti persatuan, toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air melalui narasi yang membangun dan edukatif,” tegas Ace Hasan Syadzily.

Dalam paparannya, Gubernur Lemhannas menyoroti dinamika era digital yang sarat disrupsi informasi. Pada konteks ini, peran media dinilai telah berkembang dari sekadar penyampai berita menjadi penentu arah opini publik.

“Media massa memiliki peran sentral sebagai penjaga nalar publik, penyalur aspirasi, dan penguat kohesi sosial,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa konsep ketahanan nasional saat ini tidak hanya bersifat fisik atau militer, tetapi juga mencakup dimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan informasi. Media, oleh karena itu, menjadi tulang punggung dalam membangun ketahanan pada dimensi informasi tersebut.

Ace Hasan menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan insan pers. Kolaborasi ini harus diletakkan di atas fondasi kepercayaan, transparansi, dan tanggung jawab bersama.

“Dalam konteks komunikasi publik, pemerintah berkewajiban menyampaikan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu, sementara media memiliki tanggung jawab untuk mengolah informasi secara objektif, kritis, dan berimbang,” tambahnya.

Acara silaturahmi ini disebutnya sebagai momentum strategis untuk menyamakan visi bahwa komunikasi publik yang sehat adalah prasyarat bagi terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh.

Sebagai penutup, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan komitmen lembaganya untuk membuka ruang dialog yang konstruktif dengan media. Ia juga mengajak seluruh media untuk mendukung dan memberitakan kegiatan KPPD Lemhannas RI secara positif dan berimbang.

“Kami berharap media dapat turut mengawal proses pelaksanaan KPPD, sehingga publik dapat mengikuti dan memahami kontribusi Lemhannas RI dalam membina kepemimpinan daerah yang berwawasan kebangsaan,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., beserta seluruh jajaran pimpinan dan pejabat Lemhannas RI.***

Previous Post

Perjalanan Mendalam: Dari Calon Taruna Hingga Perwira di Akmil Magelang

Next Post

Cara Alami Lindungi Anak dari Gigitan Nyamuk Tanpa Bahan Kimia

Berita Terkait

Mulai 1 April, 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Sementara
Nasional

Mulai 1 April, 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Sementara

by admin
April 1, 2026
0

Sebanyak 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Indonesia Timur dihentikan sementara operasionalnya...

Read more
Wacana WFH Masih Digodok, Pemerintah Tunggu Keputusan Presiden Sebelum Diumumkan

Wacana WFH Masih Digodok, Pemerintah Tunggu Keputusan Presiden Sebelum Diumumkan

March 25, 2026
Catat! 18 Maret Jadi Hari Terpadat Mudik Lebaran 2026, Arus Balik Memuncak 25 Maret

Catat! 18 Maret Jadi Hari Terpadat Mudik Lebaran 2026, Arus Balik Memuncak 25 Maret

March 11, 2026
Lebaran 2026: Mendagri Minta Kepala Daerah “Jangan Mudik”, Wajib Siaga di Wilayah

Lebaran 2026: Mendagri Minta Kepala Daerah “Jangan Mudik”, Wajib Siaga di Wilayah

March 8, 2026
Next Post

Cara Alami Lindungi Anak dari Gigitan Nyamuk Tanpa Bahan Kimia

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.