• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tradisi Bikin Resolusi Tahun Baru, Tapi Sering Gagal? Ini Penyebabnya

December 26, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap awal tahun, jutaan orang menuliskan resolusi sebagai bagian dari tradisi menyambut lembaran baru. Namun, tak sedikit dari resolusi tersebut berakhir gagal bahkan sebelum bulan Februari tiba. Menurut pakar psikologi dan pelatih perilaku, ada cara sederhana untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan: hindari penggunaan dua kata tertentu dalam perumusan tujuan Anda.

Resolusi Tahun Baru sering kali gagal karena dirumuskan secara terlalu umum, tidak realistis, atau menggunakan bahasa yang bersifat mutlak. Misalnya, frasa seperti “selalu” dan “tidak pernah” justru menciptakan tekanan yang sulit dipertahankan. Ahli menyebut pendekatan seperti ini mengarah pada pola pikir hitam-putih yang membuat satu kesalahan kecil bisa dianggap sebagai kegagalan total.

You might also like

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

July 5, 2026
Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

July 1, 2026

Psikolog mengungkap bahwa janji diri yang menggunakan kata “selalu” atau “tidak pernah” cenderung menghasilkan target yang kaku dan tidak fleksibel. “Menetapkan misalnya saya akan selalu lari setiap Rabu atau saya tidak akan minum apapun lagi hanya membuat standar yang terlalu tinggi dan rentan runtuh saat ada gangguan dalam rutinitas,” ujar salah satu pakar dalam wawancara yang dikutip dari sumber internasional.

Alih-alih menetapkan resolusi dengan bahasa absolut, pakar menyarankan agar tujuan ditulis dengan cara yang lebih fleksibel dan berfokus pada proses. Contohnya, daripada menulis “selalu berolahraga setiap hari”, seseorang bisa menggantinya dengan “berusaha membangun kebiasaan berolahraga tiga kali seminggu”. Pendekatan ini membuat ruang untuk adaptasi ketika terjadi hambatan, sekaligus menjaga motivasi tetap hidup.

Selain itu, resolusi yang bertahan biasanya memiliki kerangka yang jelas dan realistis. Menurut pakar lain dalam bidang kebiasaan dan manajemen diri, menciptakan tujuan yang spesifik dan terukur jauh lebih efektif ketimbang tujuan yang luas dan abstrak. Hal ini sesuai dengan temuan berbagai studi perilaku yang menunjukkan bahwa mayoritas resolusi gagal karena tidak pernah disusun dengan rencana tindakan konkret.

Strategi lain yang kerap direkomendasikan adalah mulai membangun kebiasaan lebih awal sebelum tahun baru tiba, sebagaimana dianjurkan oleh beberapa ahli perubahan perilaku. Dengan memulai langkah kecil di akhir tahun, seseorang bisa “mengunci” kebiasaan yang diinginkan dan mengurangi tekanan yang datang saat target resmi dimulai pada 1 Januari.

Pakar juga menekankan pentingnya merumuskan resolusi yang bermakna bagi diri sendiri, bukan sekadar menggugurkan tradisi atau mengikuti tren. Menetapkan prioritas yang selaras dengan nilai dan kondisi kehidupan akan membuat komitmen lebih kuat dan realistis, sekaligus lebih mudah untuk diukur dan dikembangkan secara bertahap.

Dengan menghindari penggunaan bahasa yang absolut dan menggunakan strategi penetapan tujuan yang lebih fleksibel, pakar optimistis bahwa resolusi tahun baru bisa berubah dari sekadar daftar harapan menjadi rencana yang berpeluang dicapai. Menurut mereka, keberhasilan bukan hanya soal niat kuat pada hari pertama tahun baru, tetapi mengenai konsistensi dalam proses menuju perubahan yang diinginkan.

Previous Post

Operasi Lilin: Strategi Nasional Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Seluruh Indonesia

Next Post

Jangan Asal Beli, Ini Tips Memilih Camilan Sehat untuk Bayi

Berita Terkait

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat
Lifestyle

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

by admin
July 5, 2026
0

Matras yoga bukan sekadar alas latihan. Bagi praktisi yoga, matras berperan penting dalam kenyamanan, keamanan, dan kualitas gerakan. Matras yang...

Read more
Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

July 1, 2026
Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

June 24, 2026
Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

June 15, 2026
Next Post

Jangan Asal Beli, Ini Tips Memilih Camilan Sehat untuk Bayi

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.