• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Iran Ubah Peta Perdagangan Militer Dunia, Senjata Canggih Kini Bisa Dibeli dengan Kripto

Iran Ubah Peta Perdagangan Militer Dunia, Senjata Canggih Kini Bisa Dibeli dengan Kripto

January 2, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Iran kembali menjadi sorotan global setelah lembaga resmi negara tersebut mengumumkan kesiapan menerima mata uang kripto sebagai alat pembayaran untuk penjualan alat perang canggih, termasuk rudal balistik, drone bersenjata, sistem pertahanan udara, hingga kapal perang, kepada pembeli luar negeri. Kebijakan ini diungkap melalui platform ekspor militer negara yang dipublikasikan secara online dan dikonfirmasi oleh laporan Financial Times.

Langkah itu dilakukan oleh Pusat Ekspor Pertahanan Iran (Mindex), bagian dari Kementerian Pertahanan, yang membuka opsi negosiasi kontrak militer menggunakan aset digital, skema barter, atau pembayaran dalam rial Iran. Mindex memasang katalog produk peralatan perang senilai jutaan dolar AS yang siap dilego kepada pemerintah asing maupun entitas yang berminat.

You might also like

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Rancangan Kesepakatan Damai AS–Iran Mengemuka, Isyarat Baru Redakan Ketegangan Timur Tengah

June 14, 2026
Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

June 13, 2026

Strategi Baru Hindari Sanksi dan Perluas Pasar

Menurut analis internasional, langkah Iran itu diyakini sebagai strategi untuk mengakali sanksi ekonomi Barat yang telah lama membatasi akses negara tersebut ke sistem perbankan internasional, termasuk dalam transaksi perdagangan militer. Dengan menerima cryptocurrency, Iran memperluas pilihan saluran pembayaran yang tidak terikat oleh batasan tradisional.

Langkah ini langsung menuai sorotan dari pelaku kebijakan internasional dan ahli keamanan global. Mereka menilai penggunaan kripto dalam transaksi senjata bisa memperumit upaya penegakan sanksi, serta berpotensi membuka celah baru dalam perdagangan persenjataan lintas negara. Kepada publik, platform Mindex menyatakan bahwa pengalaman panjang Iran dalam mengelola hambatan perdagangan membuat mereka yakin kontrak dapat dilaksanakan aman meskipun menggunakan aset digital.

Beberapa pihak juga melihat bahwa langkah Iran mencerminkan tren yang lebih luas di antara negara-negara yang menghadapi pembatasan ekonomi keras dari Barat, termasuk penggunaan aset digital sebagai alat bantu bypass (sanctions evasion).

Potensi Dampak terhadap Pasar Senjata Global

Jika kebijakan ini terealisasi, para pengamat memperkirakan dampaknya bisa signifikan terhadap dinamika pasar senjata global. Selain mengubah cara pembayaran, kehadiran kripto dalam perdagangan militer dapat menarik minat negara-negara yang ingin mengurangi ketergantungan pada mekanisme perbankan konvensional, sambil meminimalkan risiko pembekuan aset yang terkait sanksi.

Namun, skeptisisme juga mengemuka. Beberapa analis memperingatkan bahwa meskipun transaksi digital memungkinkan bypass sanksi, risiko hukum dan keamanan tetap tinggi, terutama jika melibatkan negara-negara yang berada di bawah tekanan internasional.

Reaksi Global dan Prospek Kebijakan

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi besar dari negara-negara Barat maupun lembaga internasional seperti PBB terkait pengumuman Iran tersebut. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan sanksi yang semakin ketat terhadap Teheran, termasuk tindak lanjut pembatasan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Sementara itu, pasar kripto bereaksi terhadap berita tersebut dengan meningkatnya diskusi global tentang fungsi aset digital di luar penggunaan finansial konvensional. Beberapa pengamat menilai langkah Iran bisa memicu perdebatan lebih luas seputar regulasi kripto dalam transaksi internasional yang sensitif, terutama yang berkaitan dengan isu pertahanan dan keamanan.

Previous Post

Pemerintah Pastikan Sejumlah Bansos Cair Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Next Post

Kasus Flu Burung Pertama 2026 Terjadi di Jepang, Pemerintah Siaga

Berita Terkait

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman
Internasional

Rancangan Kesepakatan Damai AS–Iran Mengemuka, Isyarat Baru Redakan Ketegangan Timur Tengah

by admin
June 14, 2026
0

Upaya meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan internasional setelah munculnya draf awal kesepakatan damai yang tengah...

Read more
Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

June 13, 2026

Kekeringan Terparah di China dalam Sejarah Modern: Krisis Air Ancam 13 Juta Jiwa, Ribuan Warga Tewas

June 9, 2026
Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

April 2, 2026
Next Post
Kasus Flu Burung Pertama 2026 Terjadi di Jepang, Pemerintah Siaga

Kasus Flu Burung Pertama 2026 Terjadi di Jepang, Pemerintah Siaga

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.