• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Gencatan Senjata Dilanggar, Serangan Israel di Gaza Kembali Telan Korban Jiwa

January 12, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Sedikitnya empat warga Palestina tewas setelah serangan militer Israel berlangsung di beberapa wilayah Jalur Gaza, meskipun adanya perjanjian gencatan senjata yang sebelumnya disepakati, menurut laporan otoritas medis dan badan berita Palestina.

Serangan terjadi sejak Senin dini hari, 12 Januari 2026 di berbagai titik wilayah Gaza. Dua korban dilaporkan tewas di selatan Gaza, dan dua lainnya di bagian utara Gaza, dengan salah satu korban meninggal karena luka yang dideritanya setelah serangan berlangsung.

You might also like

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

July 8, 2026
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026

Selain korban jiwa, sejumlah warga sipil lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut, terutama di kawasan Kamp Jabalia, Beit Lahia, dan Jabalia. Sumber medis setempat mengungkapkan kondisi di rumah sakit yang semakin penuh dengan pasien luka-luka akibat bentrokan dan tembakan.

Laporan sebelumnya menyatakan bahwa beberapa hari sebelum insiden terbaru, puluhan warga Palestina termasuk anak-anak tewas dalam serangan udara Israel di berbagai wilayah Gaza, seperti Zeytun dan Khan Younis. Serangan-serangan ini terjadi di tengah situasi kemanusiaan yang semakin memburuk dan akses bantuan yang terbatas bagi warga sipil.

Kasus tewasnya empat warga Palestina pada Senin ini menambah panjang daftar korban sejak gencatan senjata yang efektif mulai 10 Oktober 2025. Meskipun kesepakatan dimaksud bertujuan mengurangi kekerasan, serangan sporadis tetap terjadi, menunjukkan pelanggaran gencatan senjata yang berkelanjutan di kawasan yang menjadi titik fokus konflik Israel–Palestina lebih dari dua tahun terakhir.

Pihak berwenang setempat dan kelompok internasional terus menyerukan penghentian kekerasan serta peningkatan perlindungan bagi warga sipil guna mencegah eskalasi konflik lebih lanjut di wilayah yang sudah mengalami kerusakan luas dan kehilangan nyawa yang signifikan dalam konflik berkepanjangan ini.

Previous Post

Dukung Pelestarian Budaya Melayu, DWP BRK Syariah Ikuti Tari Zapin Masal

Next Post

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

Berita Terkait

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran
Internasional

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

by admin
July 8, 2026
0

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik...

Read more
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026
Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

July 6, 2026
Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

July 4, 2026
Next Post

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.