• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Badai Salju Ekstrem Lumpuhkan Transportasi AS, Lebih dari 8.000 Penerbangan Dibatalkan

Badai Salju Ekstrem Lumpuhkan Transportasi AS, Lebih dari 8.000 Penerbangan Dibatalkan

January 24, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Gelombang badai salju ekstrem melanda sejumlah wilayah di Amerika Serikat, menyebabkan gangguan besar pada sistem transportasi udara. Otoritas penerbangan mencatat lebih dari 8.000 penerbangan dibatalkan dalam dua hari terakhir akibat cuaca buruk yang membawa salju tebal, angin kencang, dan suhu beku.

Badai musim dingin ini menghantam kawasan Midwest, Timur Laut, hingga sebagian wilayah Selatan AS. Kondisi cuaca ekstrem membuat bandara-bandara utama terpaksa menutup sementara landasan pacu demi keselamatan penerbangan.

You might also like

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026

Sejumlah bandara sibuk seperti Chicago, New York, Boston, dan Detroit menjadi titik paling terdampak. Ribuan penerbangan domestik maupun internasional dibatalkan, sementara ratusan lainnya mengalami penundaan panjang.

Maskapai penerbangan memilih membatalkan jadwal demi menghindari risiko kecelakaan, mengingat jarak pandang terbatas serta lapisan es tebal di landasan dan badan pesawat.

Akibat pembatalan massal tersebut, jutaan penumpang harus menunda perjalanan. Banyak penumpang terpaksa bermalam di bandara atau mencari alternatif transportasi darat yang juga terganggu oleh salju dan es.

Otoritas bandara mengimbau penumpang untuk memeriksa status penerbangan secara berkala dan tidak datang ke bandara tanpa konfirmasi terbaru dari maskapai.

Selain penerbangan, badai salju juga memicu penutupan jalan raya, kecelakaan lalu lintas, serta pemadaman listrik di sejumlah negara bagian. Ribuan rumah dilaporkan kehilangan pasokan listrik akibat pohon tumbang dan jaringan listrik yang rusak diterpa angin kencang.

Pemerintah setempat menetapkan status darurat di beberapa wilayah guna mempercepat proses penanganan dan pengerahan bantuan.

Badan meteorologi AS memperingatkan bahwa badai belum sepenuhnya mereda. Beberapa wilayah masih berpotensi mengalami hujan salju lanjutan dan suhu ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat diminta membatasi aktivitas luar ruangan, mempersiapkan kebutuhan darurat, serta mengikuti arahan otoritas demi menghindari risiko keselamatan.

Menanggapi kondisi ini, sejumlah maskapai memberlakukan kebijakan penjadwalan ulang gratis dan penghapusan biaya perubahan tiket. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban penumpang yang terdampak cuaca ekstrem.

Badai salju kali ini menjadi salah satu yang terparah pada musim dingin tahun ini, sekaligus menegaskan betapa rentannya sistem transportasi terhadap cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.

Previous Post

Upacara Kehormatan di Élysée Warnai Kunjungan Resmi Prabowo ke Prancis

Next Post

AS Siaga Perang Dagang Baru, Trump Peringatkan Kanada soal China

Berita Terkait

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara
Internasional

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026

Serangan drone Israel kembali dilaporkan terjadi di Jalur Gaza pada Jumat, 25 September 2026. Satu warga Palestina tewas dan sejumlah...

Read more
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026
Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

September 22, 2026
Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

September 19, 2026
Next Post
AS Siaga Perang Dagang Baru, Trump Peringatkan Kanada soal China

AS Siaga Perang Dagang Baru, Trump Peringatkan Kanada soal China

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.