• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kenaikan Harga Pertamax di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing, Perbandingan dengan Negara ASEAN Mencuat

Hubungan Aljazair-UEA Meledak, Sahara Barat hingga Israel Jadi Sorotan

September 11, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Hubungan antara Aljazair dan Uni Emirat Arab (UEA) memasuki babak baru setelah pemerintah Aljazair secara resmi memutuskan hubungan diplomatik dengan Abu Dhabi pada 10 September 2026.

Keputusan tersebut diumumkan Kementerian Luar Negeri Aljazair setelah pemerintah menyatakan telah menggunakan berbagai jalur diplomatik untuk mempertahankan hubungan bilateral. Aljazair menuduh UEA melakukan tindakan yang disebutnya provokatif dan bermusuhan.

You might also like

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026

Namun, pemerintah Aljazair tidak menyebut satu peristiwa tertentu sebagai pemicu langsung keputusan tersebut. Pernyataan resmi hanya menggambarkan adanya rangkaian tindakan UEA yang dinilai sudah melewati batas yang dapat diterima dalam hubungan antarnegara.

Aljazair Klaim Sudah Berulang Kali Memperingatkan UEA

Dalam pernyataannya, pemerintah Aljazair menyebut berbagai upaya untuk mempertahankan hubungan bilateral telah dilakukan.

Aljazair mengatakan tindakan UEA tetap berlanjut meski telah menerima sejumlah peringatan. Pemerintah di Aljir akhirnya menyimpulkan bahwa hubungan diplomatik tidak lagi dapat dipertahankan dalam kondisi tersebut.

Duta Besar UEA untuk Aljazair kemudian dipanggil ke Kementerian Luar Negeri dan diberi waktu 48 jam untuk meninggalkan negara tersebut.

Langkah itu menunjukkan bahwa keputusan Aljazair bukan sekadar penurunan hubungan diplomatik, tetapi merupakan pemutusan hubungan secara resmi.

Wilayah Udara Aljazair Juga Ditutup

Eskalasi tidak berhenti pada hubungan diplomatik.

Aljazair mengumumkan penutupan wilayah udaranya bagi pesawat sipil dan militer yang terdaftar di UEA. Meski demikian, penerbangan komersial UEA dari dan menuju Aljir masih mendapat pengecualian hingga akhir 2026, ketika perjanjian yang berlaku berakhir.

Kebijakan tersebut menambah dimensi baru dalam perselisihan kedua negara yang sebelumnya telah berkembang selama beberapa tahun.

Sengketa Sahara Barat Jadi Salah Satu Titik Perbedaan

Hubungan Aljazair dan UEA sebelumnya memang telah dibayangi perbedaan sikap dalam sejumlah persoalan regional.

Salah satu isu utamanya adalah Sahara Barat. Aljazair mendukung Front Polisario yang memperjuangkan kemerdekaan wilayah tersebut, sedangkan UEA mendukung klaim Maroko atas Sahara Barat dan bahkan memiliki konsulat di wilayah yang disengketakan tersebut.

Persoalan Sahara Barat sendiri merupakan salah satu isu geopolitik paling lama berlangsung di Afrika Utara. Sikap berbeda antara Aljazair dan UEA membuat hubungan keduanya semakin sulit menemukan titik temu.

Situasi tersebut juga berkaitan dengan hubungan Aljazair dengan Maroko. Aljazair dan Maroko sendiri telah memutus hubungan diplomatik sejak 2021.

Sikap terhadap Israel Juga Berbeda

Perbedaan pandangan mengenai Israel turut menjadi bagian dari lanskap hubungan kedua negara.

UEA menjalin hubungan diplomatik dengan Israel melalui kesepakatan normalisasi yang dimediasi Amerika Serikat pada 2020. Sebaliknya, Aljazair tidak mengambil langkah serupa dan secara konsisten menentang normalisasi hubungan negara-negara Arab dengan Israel.

Perbedaan sikap tersebut menjadi semakin sensitif karena Aljazair melihat isu Palestina sebagai bagian penting dalam kebijakan luar negerinya.

Persaingan Pengaruh di Afrika Juga Meningkat

Ketegangan tidak hanya berkaitan dengan Afrika Utara. Kepentingan Aljazair dan UEA juga semakin bersinggungan di kawasan Sahel.

UEA dalam beberapa tahun terakhir memperluas hubungan dengan sejumlah pemerintahan di kawasan tersebut. Pada saat yang sama, Aljazair memiliki kepentingan keamanan yang besar terhadap negara-negara tetangganya di kawasan Sahel.

Sejumlah media Aljazair sebelumnya bahkan menuduh Abu Dhabi berupaya meningkatkan pengaruhnya di kawasan dan mencampuri persoalan internal negara-negara di sekitarnya. Tuduhan tersebut merupakan klaim dari pihak Aljazair dan tidak menjadi alasan spesifik yang secara resmi dirinci ketika hubungan diplomatik diputus.

Ketegangan Sudah Terlihat Sebelum Pemutusan Hubungan

Keputusan terbaru tersebut bukan sepenuhnya muncul tanpa tanda-tanda.

Pada Februari 2026, Aljazair telah memulai proses pembatalan perjanjian layanan udara dengan UEA yang ditandatangani pada 2013. Langkah tersebut terjadi ketika hubungan kedua negara sudah berada dalam kondisi tegang.

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune sebelumnya juga pernah mengatakan hubungan negaranya dengan negara-negara Teluk secara umum berjalan baik, dengan pengecualian satu negara yang tidak ia sebut secara langsung. Pernyataannya kemudian banyak dikaitkan dengan UEA.

UEA Berharap Hubungan Bisa Pulih

Di sisi lain, UEA merespons keputusan tersebut dengan menyatakan harapan agar pemutusan hubungan diplomatik hanya berlangsung sementara.

Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan tetap menghargai rakyat Aljazair serta hubungan yang terjalin di antara kedua masyarakat. Abu Dhabi juga menekankan kepentingan bersama kedua negara.

Penasihat diplomatik Presiden UEA, Anwar Gargash, dalam unggahan di media sosial juga menekankan pentingnya rasionalitas, komunikasi, dan kejelasan kepentingan dalam hubungan diplomatik. Ia tidak secara langsung menyebut Aljazair dalam unggahan tersebut.

Babak Baru Hubungan Aljazair-UEA

Pemutusan hubungan diplomatik ini menjadi titik paling serius dalam memburuknya relasi Aljazair dan UEA.

Meski Aljazair menyebut tindakan provokatif dan bermusuhan sebagai alasan resmi, pemerintahnya tidak mengungkap secara terbuka satu kejadian tertentu yang menjadi pemicu. Karena itu, keretakan hubungan kedua negara perlu dilihat dalam konteks lebih luas, termasuk perbedaan sikap mengenai Sahara Barat, Israel, serta persaingan kepentingan di Afrika Utara dan Sahel.

Untuk saat ini, hubungan diplomatik kedua negara telah dihentikan, sementara keputusan UEA yang berharap hubungan tersebut dapat kembali terbuka menunjukkan bahwa jalur pemulihan hubungan masih menjadi kemungkinan di masa mendatang.

Previous Post

Desil 1 Jakarta Bisa Berbeda dengan Papua, BPS Ungkap Cara Menentukannya

Next Post

Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

Berita Terkait

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara
Internasional

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026

Serangan drone Israel kembali dilaporkan terjadi di Jalur Gaza pada Jumat, 25 September 2026. Satu warga Palestina tewas dan sejumlah...

Read more
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026
Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

September 22, 2026
Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

September 19, 2026
Next Post
Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.