• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Taipan Minyak Ok Lim Bangkrut, Terbelit Masalah Hukum dan Keuangan

Taipan Minyak Ok Lim Bangkrut, Terbelit Masalah Hukum dan Keuangan

December 30, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Lim Oon Kuin, atau yang dikenal sebagai Ok Lim, resmi dinyatakan bangkrut di Singapura setelah keruntuhan kerajaan perdagangan minyaknya, Hin Leong Trading Pte.

Lim dan dua anaknya, Lim Huey Ching serta Lim Chee Meng, menerima perintah pailit pada 19 Desember 2024, sebagaimana tercatat dalam laporan resmi pemerintah.

You might also like

PBB Peringatkan Kabut Asap Terburuk di Asia Tenggara, Karhutla Indonesia Picu Krisis Lintas Negara

PBB Peringatkan Kabut Asap Terburuk di Asia Tenggara, Karhutla Indonesia Picu Krisis Lintas Negara

October 17, 2026
Korea Utara Uji Torpedo AI Zam-2.0, Mampu Deteksi dan Membidik Sasaran di Bawah Laut?

Korea Utara Uji Torpedo AI Zam-2.0, Mampu Deteksi dan Membidik Sasaran di Bawah Laut?

October 17, 2026

Leow Quek Shiong dan Seah Roh Lin dari BDO Advisory Pte. Ltd. telah ditunjuk sebagai wali amanat untuk menangani proses kebangkrutan tersebut.

Hin Leong, yang pada masa kejayaannya mengelola perdagangan produk minyak, produksi pelumas, hingga terminal penyimpanan, runtuh pada 2020 saat harga minyak anjlok akibat pandemi Covid-19.

Perusahaan ini dituduh menyembunyikan kerugian lebih dari USD800 juta dan meninggalkan utang besar kepada lebih dari 20 bank.

Pada September lalu, Pengadilan Tinggi Singapura menyetujui perjanjian Lim untuk membayar USD3,59 miliar kepada likuidator perusahaan dan kreditor utama, HSBC Holdings Plc.

Meski begitu, dia menyatakan tidak memiliki cukup aset untuk melunasi seluruh kewajiban dan memilih mengajukan kebangkrutan.

Selain masalah keuangan, Lim juga menghadapi kasus hukum.

Pada November, ia dijatuhi hukuman penjara karena menipu HSBC dan menghasut pemalsuan dokumen.

Namun, Lim mengajukan banding sehingga pelaksanaan hukuman ditunda hingga sidang banding selesai.

Hingga saat ini, pengacara Lim di Davinder Singh Chambers LLC dan perwakilan dari BDO Advisory belum memberikan komentar terkait kasus ini.***

Sumber: Baloomberg Technoz

Previous Post

Connie Amankan Dokumen Penting Hasto, Rocky Gerung: Ini Akan Jadi Perang Politik yang Panjang

Next Post

Ini Manfaat dan Pantangan Konsumsi Pepaya untuk Kesehatan

Berita Terkait

PBB Peringatkan Kabut Asap Terburuk di Asia Tenggara, Karhutla Indonesia Picu Krisis Lintas Negara
Internasional

PBB Peringatkan Kabut Asap Terburuk di Asia Tenggara, Karhutla Indonesia Picu Krisis Lintas Negara

October 17, 2026

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia memicu krisis pencemaran udara lintas negara di Asia Tenggara. Organisasi...

Read more
Korea Utara Uji Torpedo AI Zam-2.0, Mampu Deteksi dan Membidik Sasaran di Bawah Laut?

Korea Utara Uji Torpedo AI Zam-2.0, Mampu Deteksi dan Membidik Sasaran di Bawah Laut?

October 17, 2026
Singapura Usut Perusahaan Pemicu Karhutla di Indonesia, Ancaman Sanksi Hukum Menguat

Singapura Usut Perusahaan Pemicu Karhutla di Indonesia, Ancaman Sanksi Hukum Menguat

October 15, 2026
Aturan Seragam Sekolah Azerbaijan Picu Polemik Hijab, Siswa Gelar Aksi

Aturan Seragam Sekolah Azerbaijan Picu Polemik Hijab, Siswa Gelar Aksi

October 12, 2026
Next Post
Ini Manfaat dan Pantangan Konsumsi Pepaya untuk Kesehatan

Ini Manfaat dan Pantangan Konsumsi Pepaya untuk Kesehatan

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.