• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis

Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis

November 22, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan otomotif raksasa asal Amerika Serikat, Ford, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.000 karyawannya di Eropa. Sebagian besar PHK terjadi di Jerman dan Inggris, menjadi pukulan baru bagi industri mobil di benua tersebut.

“Perusahaan telah mengalami kerugian yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Ford dalam pernyataannya, Kamis 21 November 2024, seperti dikutip dari AFP.

You might also like

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

April 2, 2026
Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

March 24, 2026

Manajemen Ford menjelaskan bahwa peralihan industri ke kendaraan listrik dan meningkatnya persaingan global menjadi faktor utama keputusan ini. Rincian PHK mencakup 2.900 karyawan di Jerman, 800 di Inggris, dan 300 lainnya di wilayah Eropa barat hingga akhir 2027.

Wakil Presiden Ford Eropa, Dave Johnston, menegaskan pentingnya langkah tersebut. “Tindakan sulit namun tegas ini diperlukan untuk memastikan daya saing Ford di masa depan di Eropa,” ungkapnya.

Selain itu, Ford juga berencana menyesuaikan produksi model Explorer dan Capri. Penyesuaian ini akan berdampak pada pengurangan jam kerja di pabrik Cologne, Jerman, pada kuartal pertama tahun 2025.

Industri otomotif di Eropa kini menghadapi tantangan berat, mulai dari tingginya biaya produksi hingga peralihan ke kendaraan listrik yang berjalan lambat. Kondisi ini diperburuk oleh persaingan ketat dengan pasar utama seperti China.

Ford bukan satu-satunya perusahaan yang terdampak. Sebelumnya, pada September 2024, Volkswagen mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menutup beberapa pabrik di Jerman, langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Krisis ini menegaskan perlunya strategi baru untuk menghadapi transformasi besar di sektor otomotif. Eropa harus bergerak cepat untuk mengatasi tantangan ini agar tetap kompetitif di pasar global.***

Previous Post

Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Naik hingga Rp12 Ribu, Harga Buyback-nya Naik Lebih Tinggi

Next Post

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Berita Terkait

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz
Internasional

Klaim Tujuan Tercapai, Trump Umumkan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

by admin
April 2, 2026
0

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pasukan AS akan meninggalkan Iran dalam "dua hingga tiga minggu," menandakan...

Read more
Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

Iron Dome Kebobolan! Rudal Iran Hantam Kawasan Nuklir Dimona, 175 Orang Terluka

March 24, 2026
Larangan Vape Diperketat, Singapura Amankan Ribuan Rokok Elektronik Ilegal

Larangan Vape Diperketat, Singapura Amankan Ribuan Rokok Elektronik Ilegal

March 15, 2026
Tragedi di Iran: 202 Anak dan 223 Perempuan Jadi Korban Serangan Udara

Tragedi di Iran: 202 Anak dan 223 Perempuan Jadi Korban Serangan Udara

March 15, 2026
Next Post
Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Please login to join discussion
BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.