• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis

Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis

November 22, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan otomotif raksasa asal Amerika Serikat, Ford, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.000 karyawannya di Eropa. Sebagian besar PHK terjadi di Jerman dan Inggris, menjadi pukulan baru bagi industri mobil di benua tersebut.

“Perusahaan telah mengalami kerugian yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Ford dalam pernyataannya, Kamis 21 November 2024, seperti dikutip dari AFP.

You might also like

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026

Manajemen Ford menjelaskan bahwa peralihan industri ke kendaraan listrik dan meningkatnya persaingan global menjadi faktor utama keputusan ini. Rincian PHK mencakup 2.900 karyawan di Jerman, 800 di Inggris, dan 300 lainnya di wilayah Eropa barat hingga akhir 2027.

Wakil Presiden Ford Eropa, Dave Johnston, menegaskan pentingnya langkah tersebut. “Tindakan sulit namun tegas ini diperlukan untuk memastikan daya saing Ford di masa depan di Eropa,” ungkapnya.

Selain itu, Ford juga berencana menyesuaikan produksi model Explorer dan Capri. Penyesuaian ini akan berdampak pada pengurangan jam kerja di pabrik Cologne, Jerman, pada kuartal pertama tahun 2025.

Industri otomotif di Eropa kini menghadapi tantangan berat, mulai dari tingginya biaya produksi hingga peralihan ke kendaraan listrik yang berjalan lambat. Kondisi ini diperburuk oleh persaingan ketat dengan pasar utama seperti China.

Ford bukan satu-satunya perusahaan yang terdampak. Sebelumnya, pada September 2024, Volkswagen mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menutup beberapa pabrik di Jerman, langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Krisis ini menegaskan perlunya strategi baru untuk menghadapi transformasi besar di sektor otomotif. Eropa harus bergerak cepat untuk mengatasi tantangan ini agar tetap kompetitif di pasar global.***

Previous Post

Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Naik hingga Rp12 Ribu, Harga Buyback-nya Naik Lebih Tinggi

Next Post

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Berita Terkait

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara
Internasional

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026

Serangan drone Israel kembali dilaporkan terjadi di Jalur Gaza pada Jumat, 25 September 2026. Satu warga Palestina tewas dan sejumlah...

Read more
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026
Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

September 22, 2026
Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

September 19, 2026
Next Post
Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Please login to join discussion
BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.