• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Puma Umumkan PHK 500 Karyawan, Saham Anjlok 23%

Puma Umumkan PHK 500 Karyawan, Saham Anjlok 23%

March 17, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan apparel olahraga asal Jerman, Puma (PUMG.DE), mengumumkan rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sekitar 500 karyawannya di seluruh dunia.

Langkah ini diambil sebagai dampak dari buruknya kinerja penjualan dan laba perusahaan pada triwulan terakhir 2024. Termasuk banyak faktor lain yang mempengaruhinya.

You might also like

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026

Menurut Kepala Keuangan Puma, Markus Neubrand, PHK harus dilakukan. Sejumlah toko mereka kini tidak lagi menghasilkan keuntungan yang cukup untuk menunjang kegiatan produksi perusahaan. “Ini menjadi keputusan yang sulit bagi perusahaan. Namun, harus tetap dilakukan,” katanya.

Markus Neubrand, menegaskan bahwa PHK karyawan juga didorong oleh lesunya pertumbuhan penjualan tahunan Puma, yang hanya naik 4,4% menjadi 8,82 miliar euro (US$9,62 miliar) pada 2024.

Buruknya kinerja tersebut langsung berdampak pada harga saham Puma, yang anjlok 23% ke level 21,90 euro. Penurunan ini menjadi yang terendah sejak November 2016.

Selain itu, Puma juga dihadapkan pada persaingan ketat dengan merek-merek besar seperti Adidas, Nike, serta pendatang baru seperti On Running dan Hoka, semakin menekan posisi Puma di pasar global. Di sisi lain, kondisi ekonomi yang tidak stabil di Amerika Serikat juga menjadi tantangan bagi perusahaan.

Menurut Kepala Eksekutif Puma, Arne Freundt, konsumen utama mereka di Amerika Serikat mengurangi belanja mereka. Semua itu karena ketidakpastian ekonomi saat ini.

“Di Februari memang buruk, tetapi Maret mulai menunjukkan sedikit perbaikan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Meski harus mem-PHR ratusan karyawan, Puma menyatakan tetap optimistis. Puma masih yakin dengan strategi bisnis yang akan dijalankan di masa depan.

Manajemen menyatakan bahwa mereka masih menargetkan penjualan 4 juta hingga 6 juta pasang sepatu kets “Speedcat” sebagai bagian dari upaya meningkatkan performa perusahaan di tahun mendatang.***

Previous Post

Presiden Prabowo Bakal Resmikan Pabrik Emas Milik Freeport

Next Post

Phone 16 Series Siap Jual di Indonesia, Berikut 5 Model dan Daftar Perkiraan Harganya

Berita Terkait

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara
Internasional

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026

Serangan drone Israel kembali dilaporkan terjadi di Jalur Gaza pada Jumat, 25 September 2026. Satu warga Palestina tewas dan sejumlah...

Read more
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026
Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

September 22, 2026
Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

September 19, 2026
Next Post
Phone 16 Series Siap Jual di Indonesia, Berikut 5 Model dan Daftar Perkiraan Harganya

Phone 16 Series Siap Jual di Indonesia, Berikut 5 Model dan Daftar Perkiraan Harganya

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.