• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Industri Sepeda Motor Listrik Domestik Berpotensi Tertekan Akibat Tarif Impor Trump 32%

Industri Sepeda Motor Listrik Domestik Berpotensi Tertekan Akibat Tarif Impor Trump 32%

April 5, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Industri sepeda motor listrik domestik berpotensi akan tertekan setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberlakukan tarif impor hingga 32% untuk Indonesia.

Kebijakan tarif impor baru dari AS itu, kini mulai memicu kekhawatiran pelaku industri dalam negeri. Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Budi Setiyadi, menyebutkan bahwa kondisi ini akan sangat berdampak terhadap sektor industri nasional, termasuk kendaraan listrik.

You might also like

Penjualan Mobil Astra Turun, Tapi Pangsa Pasar Tetap Kuat di Kuartal I 2025

Penjualan Mobil Astra Turun, Tapi Pangsa Pasar Tetap Kuat di Kuartal I 2025

April 18, 2025
Nissan Bakal Pindahkan Produksi SUV Rogue ke AS untuk Siasati Tarif Impor Trump

Nissan Bakal Pindahkan Produksi SUV Rogue ke AS untuk Siasati Tarif Impor Trump

April 9, 2025

Menurut Budi, meski Indonesia bukan pengekspor utama sepeda motor listrik maupun komponen pendukungnya ke AS, dampak tidak langsung dari kebijakan tersebut tetap patut diwaspadai.

“Secara makro, kebijakan ini bisa mendorong inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. Negara-negara yang terkena imbas serupa, seperti China, akan mulai mencari pasar alternatif, dan ini bisa berdampak ke dalam negeri,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Sabtu, 5 April 2025.

Budi menilai, peran aktif pemerintah sangat dibutuhkan untuk meredam potensi kerugian yang dirasakan masyarakat akibat tensi dagang global yang kembali memanas.

Dia mendorong agar pemerintah segera mengambil langkah strategis guna memperkuat pasar domestik, sekaligus melindungi industri lokal dari serbuan produk impor.

“Salah satu upaya yang penting dijaga adalah konsistensi penerapan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Ini penting agar produk lokal tetap memiliki ruang bertumbuh dan tidak tergilas produk asing,” tambahnya.

Dalam kebijakan tarif baru yang diumumkan Trump, Indonesia tercatat sebagai salah satu dari sekitar 60 negara yang dikenai bea masuk timbal balik. Indonesia menempati peringkat kedelapan dengan tarif sebesar 32%. Negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan Thailand juga masuk dalam daftar, masing-masing dengan tarif 24%, 46%, 49%, dan 36%.

Trump berdalih, kebijakan tarif ini bertujuan menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi warga AS. Dalam acara “Make America Wealthy Again” di Rose Garden, Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk balasan terhadap praktik dagang yang dianggap merugikan Amerika selama ini.

Sementara itu, pelaku industri dalam negeri berharap pemerintah Indonesia tetap siaga menghadapi dinamika global dan memperkuat perlindungan terhadap sektor strategis, seperti sektor otomotif berbasis listrik atau green energy, yang tengah berkembang pesat.***

Previous Post

HARGA EMAS PEGADAIAN 5 APRIL: Antam, UBS dan Galeri 24 Turun Cukup Dalam

Next Post

Harga CPO Diprediksi Melemah, Dampak Tarif AS dan Lesunya Permintaan

Berita Terkait

Penjualan Mobil Astra Turun, Tapi Pangsa Pasar Tetap Kuat di Kuartal I 2025
Otomotif

Penjualan Mobil Astra Turun, Tapi Pangsa Pasar Tetap Kuat di Kuartal I 2025

by admin
April 18, 2025
0

Meski mengalami penurunan penjualan mobil, PT Astra International Tbk (ASII) tetap mampu mempertahankan kekuatan pangsa pasarnyahingga Maret 2025. Sepanjang bulan Maret, Astra membukukan...

Read more
Nissan Bakal Pindahkan Produksi SUV Rogue ke AS untuk Siasati Tarif Impor Trump

Nissan Bakal Pindahkan Produksi SUV Rogue ke AS untuk Siasati Tarif Impor Trump

April 9, 2025
10 Mobil Listrik China dengan Penjualan Teratas di Awal Tahun 2025

10 Mobil Listrik China dengan Penjualan Teratas di Awal Tahun 2025

February 10, 2025
Mobil Listrik China Kian Diminati di Indonesia

Mobil Listrik China Kian Diminati di Indonesia

November 16, 2024
Next Post
Harga CPO di Bursa Malaysia Semakin Rontok

Harga CPO Diprediksi Melemah, Dampak Tarif AS dan Lesunya Permintaan

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.