• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga CPO di Bursa Malaysia Semakin Rontok

Harga CPO Diprediksi Melemah, Dampak Tarif AS dan Lesunya Permintaan

April 5, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Harga CPO / Crude Palm Oil (minyak nabati sawit) untuk kontrak berjangka pekan depan di Bursa Malaysia diperkirakan akan mengalami tekanan.

Dilansir dari Bernama, Analis pasar, David Ng, menyebut sentimen negatif pasar global dan pengumuman tarif dari Amerika Serikat menjadi pemicu utama pelemahan harga.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

“Permintaan minyak sawit dari pasar AS menurun, ditambah dengan permintaan musiman yang lebih lemah dari India dan Tiongkok. Ini membuat pasar cenderung melemah,” ujar David.

Dia memperkirakan harga CPO akan bergerak dalam kisaran RM4.100 hingga RM4.400 per ton. Sementara itu, pedagang senior dari Interband Group of Companies, Jim Teh, memprediksi harga CPO bisa turun ke level antara RM3.800 dan RM3.900 per ton. Pasar menurutnya masih berhati-hati menanggapi kebijakan tarif dari AS.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa stok fisik CPO di pasar masih dalam kondisi sehat tanpa laporan kekurangan pasokan. “Kami menantikan laporan posisi stok dari Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) untuk Maret 2025, yang dijadwalkan rilis pada 10 April 2025,” imbuh Jim.

Bursa Malaysia sendiri sempat tutup pada 31 Maret dan 1 April lalu karena libur Hari Raya Aidilfitri. Secara mingguan, kontrak CPO April 2025 turun RM60 menjadi RM4.702 per ton, Mei 2025 turun RM77 ke RM4.474 per ton, dan kontrak Juni 2025 turun paling dalam, yakni RM91 menjadi RM4.328 per ton.

Harga untuk Juli 2025 tercatat turun RM82 menjadi RM4.230 per ton, sementara kontrak Agustus dan September 2025 masing-masing terkoreksi RM76 menjadi RM4.163 dan RM4.124 per ton.

Volume perdagangan mingguan juga merosot tajam menjadi 234.581 lot dari 441.127 lot pada minggu sebelumnya. Minat terbuka (open interest) ikut menyusut menjadi 256.769 kontrak dari sebelumnya 258.352 kontrak. Harga fisik CPO untuk kawasan Selatan Malaysia tercatat turun RM50 ke posisi RM4.780 per ton.***

Previous Post

Industri Sepeda Motor Listrik Domestik Berpotensi Tertekan Akibat Tarif Impor Trump 32%

Next Post

Daftar Lengkap Harga BBM Turun Awal April, Perbandingan Tarif Vivo, Shell, BP & Pertamina

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post
Daftar Lengkap Harga BBM Turun Awal April, Perbandingan Tarif Vivo, Shell, BP & Pertamina

Daftar Lengkap Harga BBM Turun Awal April, Perbandingan Tarif Vivo, Shell, BP & Pertamina

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.