• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gelombang Pindah Platform: Pengguna TikTok Melarikan Diri ke Aplikasi Palestina yang Tengah Viral

Gelombang Pindah Platform: Pengguna TikTok Melarikan Diri ke Aplikasi Palestina yang Tengah Viral

February 3, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Ribuan hingga jutaan pengguna TikTok di berbagai negara, khususnya di Amerika Serikat, mulai beralih ke platform media sosial baru bernama UpScrolled, menyusul pengumuman perubahan kepemilikan TikTok di pasar AS yang kini berada di tangan investor dan perusahaan Amerika Serikat. Fenomena ini menarik perhatian dunia teknologi dan sosial media global.

Migrasi pengguna TikTok ini dipicu oleh kekhawatiran atas perubahan kebijakan, potensi sensor konten, hingga isu privasi yang kini mengiringi aktivasi kembali operasi TikTok di Amerika Serikat setelah masa divestasi dari pemilik sebelumnya. Kekhawatiran tersebut diperparah ketika sejumlah pengguna melaporkan masalah teknis, seperti gangguan unggahan dan pencarian konten setelah perubahan kepemilikan, yang oleh banyak pihak ditafsirkan sebagai indikasi pembatasan terhadap konten tertentu.

You might also like

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo

Indonesia Makin Terkoneksi: Pengguna Internet Tembus 235 Juta, Tambah 6 Juta dalam Setahun

June 15, 2026
Waspada Charger Umum di Bandara hingga Mall, Ini Risiko Tersembunyi yang Jarang Disadari Pengguna HP

Waspada Charger Umum di Bandara hingga Mall, Ini Risiko Tersembunyi yang Jarang Disadari Pengguna HP

June 14, 2026

Aplikasi Alternatif: UpScrolled dari Palestina

Platform yang ramai dilirik oleh para pengguna yang kecewa itu adalah UpScrolled, sebuah aplikasi jejaring sosial yang diluncurkan pada Juni 2025 oleh pengembang teknologi keturunan Palestina-Yordania-Australia, Issam Hijazi. Aplikasi ini awalnya dibangun dengan tujuan memberikan ruang ekspresi bebas, terutama bagi kelompok yang merasa suaranya dibatasi oleh raksasa media sosial mapan.

Dalam beberapa pekan terakhir, UpScrolled mengalami lonjakan dramatik dalam jumlah pengguna, hingga mencapai jutaan unduhan dalam waktu singkat dan menembus posisi teratas di toko aplikasi seperti Apple App Store di AS, Kanada, dan beberapa negara Eropa.

Menurut data terbaru, pengguna aktif UpScrolled sudah menembus lebih dari 2,5 juta orang pada awal Februari 2026, jauh meningkat dibandingkan beberapa minggu sebelumnya.

Berbeda dengan TikTok, UpScrolled tidak hanya fokus pada video singkat. Platform ini menggabungkan elemen berbagi konten seperti teks, foto, video pendek, dan fitur pesan pribadi, dengan klaim “tanpa sensor tak terlihat” (no shadowban) dan algoritma yang tidak mengedepankan rekomendasi yang sangat terpersonalisasi seperti yang biasa ditemukan di platform besar lain.

Pendiri UpScrolled, Hijazi, menyatakan bahwa platform ini dibuat sebagai tanggapan terhadap apa yang dilihatnya sebagai pembatasan kebebasan berekspresi di media sosial arus utama, terutama terkait isu-isu sensitif seperti perjuangan Palestina. Ia menegaskan bahwa konten legal akan tetap diizinkan di platform tersebut, meskipun ia juga menegaskan perlunya moderasi untuk konten yang jelas-jelas melanggar hukum.

Namun, tidak semua respons terhadap UpScrolled sepenuhnya positif. Sejumlah laporan media internasional mencatat munculnya konten yang bersifat antisemit atau ekstrem di platform tersebut, yang kemudian menimbulkan kritik dan kekhawatiran soal moderasi konten di era baru jejaring sosial ini.

Sementara itu, dukungan terhadap UpScrolled datang dari berbagai kalangan yang melihatnya sebagai peluang bagi pengguna alternatif untuk keluar dari dominasi algoritma platform besar dan menghindari apa yang mereka pandang sebagai kontrol ideologis atau sensor terhadap konten tertentu.

Previous Post

Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

Next Post

Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

Berita Terkait

HP Penuh Iklan? Ini Cara Mudah Mematikan Iklan di Samsung, Oppo, Xiaomi hingga Vivo
Teknologi

Indonesia Makin Terkoneksi: Pengguna Internet Tembus 235 Juta, Tambah 6 Juta dalam Setahun

by admin
June 15, 2026
0

Jumlah pengguna internet di Indonesia kembali mencatat pertumbuhan positif pada 2026. Berdasarkan hasil survei terbaru Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia...

Read more
Waspada Charger Umum di Bandara hingga Mall, Ini Risiko Tersembunyi yang Jarang Disadari Pengguna HP

Waspada Charger Umum di Bandara hingga Mall, Ini Risiko Tersembunyi yang Jarang Disadari Pengguna HP

June 14, 2026

Jangan Tunggu Rusak! Ini 10 Cara Merawat Laptop agar Awet Bertahun-tahun

June 11, 2026
China Kembangkan “Matahari Buatan”, Terobosan Fusi Nuklir yang Diklaim Bisa Jadi Sumber Energi Masa Depan

China Kembangkan “Matahari Buatan”, Terobosan Fusi Nuklir yang Diklaim Bisa Jadi Sumber Energi Masa Depan

June 10, 2026
Next Post
Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.