• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga Bawang Merah Naik Usai Lebaran, Ternyata Ini Biang Keroknya

Harga Bawang Merah Naik Usai Lebaran, Ternyata Ini Biang Keroknya

April 23, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Harga bawang merah terpantau terus bergerak naik setelah lebaran. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap bahwa salah satu penyebab naiknya harga bawang merah adalah pasokan menipis akibat sentra produksi mengalami gagal panen.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa menjelaskan bahwa musim penghujan hingga berakibat banjir, menyebabkan gagal panen banyak terjadi di beberapa wilayah produksi bawang merah.

You might also like

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

October 18, 2026
Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

October 10, 2026

“Kenaikan disebabkan beberapa hal, ada hujan dan keterbatasan tenaga kerja. Ini sedang kita mitigasi,” ujar I Gusti dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang tayang di Youtube Kemendagri, Senin (22/4).

la menyebut bahwa cuaca ekstrem hingga banjir terjadi di wilayah sentra produksi dan pasokan sepanjang pantura pada bulan Maret lalu. Banjir menyebabkan 2.500 ha lahan puso (gagal panen) dari 7.5000-an hektare yang terdampak yaitu Brebes, Cirebon, Kendal, Demak Grobogan, Pati, dan lain sebagainya.

Peristiwa tersebut berakibat pada peningkatan harga di tingkat produsen yakni Rp33.840 per kg. Hal ini juga beriringan dengan pasokan ketersediaan bawah merah di tingkat Grosir PIKJ 60 ton atau turun 38,78% terhadap pasokan normal 98 ton, dari data 17 April 2024.

Selain karena musim hujan, keterbatasan tenaga kerja perogol (ibu-ibu) dan penyekatan jalan juga berakibat kepada gangguan distribusi barang sampai ke pasar terlambat sehingga mempengaruhi jumlah pasokan.

Mengutip Panel Harga Bapanas, harga rata-rata bawang merah di eceran hari ini berada di kisaran Rp52.310 per kg. Harga ini naik tinggi dibandingkan dengan harga 1 April 2024 lalu yang hanya Rp35.100 per kg.

Papua Tengah menjadi daerah dengan harga bawang merah dengan rekor tertinggi se- Indonesia yang menembus Rp80.350 per kg. Daerah dengan harga paling murah saat ini ada di Kepulauan Riau dengan kisaran Rp35.240 per kg.

 

Sumber : Suara.com

Previous Post

Bagaimana Pikiran jadi Pelopor Menggapai Impian?

Next Post

Mata Juga Butuh Olahraga, Ini Caranya!

Berita Terkait

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles
Ekbis

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

October 18, 2026

Jacqueline Mars dikenal sebagai salah satu perempuan terkaya di dunia berkat kepemilikan sahamnya di Mars Inc., perusahaan keluarga yang membangun...

Read more
Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

October 10, 2026
Setahun Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu, Ini Deretan Kebijakan yang Pernah Dijalankan

Rp13,24 Triliun Masuk Kas Negara, Prabowo Sebut Bisa untuk Bangun Sekolah hingga Rumah Rakyat

October 6, 2026
PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026
Next Post
Mata Juga Butuh Olahraga, Ini Caranya!

Mata Juga Butuh Olahraga, Ini Caranya!

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.