• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga CPO Belum “Move On” dari Tarif Impor Trump

Harga CPO Naik Usai India Turunkan Bea Masuk, Pasar Menanti Estimasi Produksi Malaysia

June 4, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Harga kontrak minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives menguat pada Selasa, 3 Juni 2025, setelah sempat melemah akhir pekan lalu.

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari India, yang baru saja memangkas tarif impor minyak sawit dari 20% menjadi 10%.

You might also like

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

July 9, 2026
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026

Analis perdagangan minyak sawit David Ng mengatakan, kebijakan India untuk menurunkan bea masuk bertujuan mendorong konsumsi minyak nabati domestik. Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan permintaan minyak sawit Malaysia secara keseluruhan.

“Harga minyak mentah yang lebih tinggi juga ikut mendorong sentimen positif di pasar. Kami melihat harga CPO ditopang di level RM3.830 per ton, dengan potensi menembus resistensi RM4.000 per ton,” ujar David Ng.

Sementara itu, analis riset komoditas dari Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, menyebut ekspor CPO Malaysia pada Mei 2025 menunjukkan tren peningkatan.

Intertek Testing Services (ITS) memperkirakan ekspor mencapai 1,32 juta ton, naik 17,86% dari bulan sebelumnya. Estimasi dari AmSpec juga menunjukkan kenaikan sebesar 13,21% menjadi 1,12 juta ton.

Kini, pelaku pasar tengah menantikan data resmi produksi minyak sawit Malaysia untuk Mei 2025, yang akan dirilis oleh Malaysian Palm Oil Association, UOB Kay Hian, dan Southern Peninsular Palm Oil Millers’ Association.

“Waktunya bagi Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) untuk merilis proyeksi pasokan dan permintaan. Fokus pasar akan tertuju pada data produksi, ekspor, serta stok akhir,” jelas Bagani.

Analis Fastmarkets Palm Oil, Dr Sathia Varqa, juga menilai bahwa penurunan tarif impor India dan optimisme permintaan mendongkrak harga kontrak aktif CPO pada Selasa, yang naik RM56 dan berhasil pulih dari penurunan hari Jumat.

Namun demikian, Dr Sathia menambahkan bahwa pasar kini menghadapi resistensi kuat di level RM4.000 per ton, terutama karena musim panen yang berpotensi meningkatkan pasokan.

Adapun rincian harga kontrak spot CPO Malaysia per penutupan Selasa adalah sebagai berikut:

  • Juni 2025: naik RM50 ke RM3.938 per ton
  • Juli 2025: naik RM56 ke RM3.947 per ton
  • Agustus 2025: naik RM56 ke RM3.934 per ton
  • September 2025: naik RM52 ke RM3.922 per ton
  • Oktober 2025: naik RM45 ke RM3.915 per ton
  • November 2025: naik RM41 ke RM3.915 per ton

Volume perdagangan tercatat melonjak menjadi 103.618 lot dari 59.698 lot pada akhir pekan lalu. Sementara itu, open interest naik menjadi 336.143 kontrak dari 241.994 kontrak sebelumnya.***

Previous Post

Penuhi Aturan OJK Spin Off BTN Syariah Segera Terwujud

Next Post

Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Juni 2025

Berita Terkait

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau
Ekbis

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

by admin
July 9, 2026
0

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali mengakhiri perdagangan di zona hijau. Pada penutupan sesi perdagangan Kamis (9/7/2026), indeks saham...

Read more
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026
Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

July 5, 2026
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

July 3, 2026
Next Post
Berikut Harga Emas di Pegadaian per 29 April 2025

Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Juni 2025

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.