• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

July 3, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan performa impresif. Pada sesi penutupan Jumat (3/7), indeks menguat 2,28 persen dan berakhir di level 5.875,78, didorong aksi beli investor yang terjadi di berbagai sektor.

Kinerja positif tersebut tercermin dari dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 494 emiten berhasil mencatatkan kenaikan harga, jauh melampaui 164 saham yang melemah, sementara 149 saham lainnya berakhir stagnan.

You might also like

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

July 9, 2026
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak stabil di wilayah positif. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 5.899 sebelum akhirnya ditutup di kisaran 5.875, menandai berlanjutnya optimisme pelaku pasar menjelang pekan perdagangan berikutnya.

Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia juga berlangsung cukup ramai. Volume perdagangan mencapai lebih dari 18 miliar lembar saham dengan nilai transaksi menembus Rp10 triliun. Tingginya aktivitas tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap pasar saham domestik.

Penguatan kali ini ditopang oleh mayoritas sektor yang bergerak positif. Saham-saham berkapitalisasi besar turut memberikan kontribusi terhadap kenaikan indeks sehingga mampu menjaga IHSG tetap berada di jalur hijau hingga akhir perdagangan.

Meski demikian, pelaku pasar masih akan mencermati sejumlah sentimen ekonomi, baik dari dalam negeri maupun global, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG pada pekan mendatang. Data ekonomi, kebijakan bank sentral, serta dinamika pasar internasional diperkirakan tetap menjadi faktor utama yang menentukan sentimen investor.

Dengan penutupan yang solid pada akhir pekan ini, pasar modal Indonesia menunjukkan sinyal pemulihan kepercayaan investor. Dominasi saham yang menguat menjadi indikasi bahwa optimisme terhadap prospek pasar masih cukup terjaga meski tantangan ekonomi global belum sepenuhnya mereda.

Previous Post

Prancis Membara! Suhu Ekstrem Picu Kematian Ribuan Orang dalam Sepekan

Next Post

Polemik Gaji Dosen Unair Viral, Kampus Tegaskan Penghasilan Tak Hanya Gaji Pokok

Berita Terkait

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau
Ekbis

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

by admin
July 9, 2026
0

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali mengakhiri perdagangan di zona hijau. Pada penutupan sesi perdagangan Kamis (9/7/2026), indeks saham...

Read more
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026
Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

July 5, 2026
RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

June 18, 2026
Next Post
Polemik Gaji Dosen Unair Viral, Kampus Tegaskan Penghasilan Tak Hanya Gaji Pokok

Polemik Gaji Dosen Unair Viral, Kampus Tegaskan Penghasilan Tak Hanya Gaji Pokok

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.