• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menteri Transportasi Rusia Tewas Setelah Dipecat Putin, Diduga Bunuh Diri Akibat Kasus Korupsi

Menteri Transportasi Rusia Tewas Setelah Dipecat Putin, Diduga Bunuh Diri Akibat Kasus Korupsi | Foto: Ilustrasi.

Menteri Transportasi Rusia Tewas Setelah Dipecat Putin, Diduga Bunuh Diri Akibat Kasus Korupsi

July 12, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Menteri Transportasi Rusia, Roman Starovoyt, ditemukan tewas di dalam mobilnya — setelah beberapa jam diberhentikan oleh Presiden Vladimir Putin.

Berdasarkan keterangan dari penyidik Rusia, Starovoyt diduga menembak dirinya sendiri di kepala, pada 7 Juli 2025 waktu setempat.

You might also like

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

July 8, 2026
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026

Kabar kematian Starovoyt mengejutkan banyak pihak, terutama karena beredar spekulasi bahwa ia akan segera ditangkap atas dugaan kasus korupsi yang melibatkan proyek-proyek strategis negara.

“Ini kehilangan yang sangat besar dan sangat tak terduga,” kata Valentina, seorang penerjemah berusia 42 tahun yang suaminya bekerja bersama Starovoyt, saat menghadiri pemakaman, Kamis, 10 Juli 2025, sebagaimana dilansir dari AFP, 11 Juli 2025.

Roman Starovoyt sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Wilayah Kursk selama lima tahun sebelum akhirnya dipromosikan ke Moskow sebagai Menteri Transportasi Rusia. Namun, masa jabatannya di ibu kota tidak berlangsung lama.

Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Kursk sempat kehilangan puluhan permukiman perbatasan akibat serangan lintas batas dari pasukan Ukraina — sebuah kekalahan yang memalukan bagi militer Rusia.

Analis politik Rusia menilai kasus ini bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan bagian dari gelombang pembersihan internal Kremlin terhadap pejabat-pejabat yang dituding menyalahgunakan kekuasaan dan memperkaya diri di tengah konflik bersenjata.

“Dia dijadikan kambing hitam. Padahal kekalahan itu karena kekurangan pasukan untuk menjaga perbatasan. Tapi lebih mudah menyalahkan pejabat sipil,” ujar analis politik Andrey Pertsev.

Penerus Starovoyt di Kursk bahkan telah lebih dulu ditangkap atas dugaan penggelapan dana perang, yang disebut-sebut berdampak langsung pada lemahnya pertahanan Rusia terhadap serangan Ukraina.

Menurut Tatiana Stanovaya, analis dari Carnegie Politika, tindakan keras ini mencerminkan perubahan drastis dalam sistem pemerintahan Rusia. “Setiap kelambanan atau tindakan yang dianggap melemahkan pertahanan negara akan dihukum keras, tanpa kompromi,” tulisnya.***

Sumber: CNBC Indonesia
Previous Post

Junaidi Terpilih Jadi Ketua DPD HNSI Riau Masa Bakti 2025–2030

Next Post

Pendapat Hotman Paris di Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Layak Jadi Pertimbangan Hakim

Berita Terkait

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran
Internasional

Ketegangan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Ancam Gempur Teheran

by admin
July 8, 2026
0

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik...

Read more
Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

Warisan Sejarah Jadi Jembatan Diplomasi, Prabowo-Modi Mulai Proyek Konservasi Prambanan

July 7, 2026
Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

July 6, 2026
Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

Israel Mulai Tarik Pasukan Elite dari Lebanon Selatan di Tengah Ketegangan dengan Hizbullah

July 4, 2026
Next Post
Pendapat Hotman Paris di Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Layak Jadi Pertimbangan Hakim

Pendapat Hotman Paris di Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Layak Jadi Pertimbangan Hakim

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.