• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menteri Transportasi Rusia Tewas Setelah Dipecat Putin, Diduga Bunuh Diri Akibat Kasus Korupsi

Menteri Transportasi Rusia Tewas Setelah Dipecat Putin, Diduga Bunuh Diri Akibat Kasus Korupsi | Foto: Ilustrasi.

Menteri Transportasi Rusia Tewas Setelah Dipecat Putin, Diduga Bunuh Diri Akibat Kasus Korupsi

July 12, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Menteri Transportasi Rusia, Roman Starovoyt, ditemukan tewas di dalam mobilnya — setelah beberapa jam diberhentikan oleh Presiden Vladimir Putin.

Berdasarkan keterangan dari penyidik Rusia, Starovoyt diduga menembak dirinya sendiri di kepala, pada 7 Juli 2025 waktu setempat.

You might also like

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026

Kabar kematian Starovoyt mengejutkan banyak pihak, terutama karena beredar spekulasi bahwa ia akan segera ditangkap atas dugaan kasus korupsi yang melibatkan proyek-proyek strategis negara.

“Ini kehilangan yang sangat besar dan sangat tak terduga,” kata Valentina, seorang penerjemah berusia 42 tahun yang suaminya bekerja bersama Starovoyt, saat menghadiri pemakaman, Kamis, 10 Juli 2025, sebagaimana dilansir dari AFP, 11 Juli 2025.

Roman Starovoyt sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Wilayah Kursk selama lima tahun sebelum akhirnya dipromosikan ke Moskow sebagai Menteri Transportasi Rusia. Namun, masa jabatannya di ibu kota tidak berlangsung lama.

Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Kursk sempat kehilangan puluhan permukiman perbatasan akibat serangan lintas batas dari pasukan Ukraina — sebuah kekalahan yang memalukan bagi militer Rusia.

Analis politik Rusia menilai kasus ini bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan bagian dari gelombang pembersihan internal Kremlin terhadap pejabat-pejabat yang dituding menyalahgunakan kekuasaan dan memperkaya diri di tengah konflik bersenjata.

“Dia dijadikan kambing hitam. Padahal kekalahan itu karena kekurangan pasukan untuk menjaga perbatasan. Tapi lebih mudah menyalahkan pejabat sipil,” ujar analis politik Andrey Pertsev.

Penerus Starovoyt di Kursk bahkan telah lebih dulu ditangkap atas dugaan penggelapan dana perang, yang disebut-sebut berdampak langsung pada lemahnya pertahanan Rusia terhadap serangan Ukraina.

Menurut Tatiana Stanovaya, analis dari Carnegie Politika, tindakan keras ini mencerminkan perubahan drastis dalam sistem pemerintahan Rusia. “Setiap kelambanan atau tindakan yang dianggap melemahkan pertahanan negara akan dihukum keras, tanpa kompromi,” tulisnya.***

Sumber: CNBC Indonesia
Previous Post

Junaidi Terpilih Jadi Ketua DPD HNSI Riau Masa Bakti 2025–2030

Next Post

Pendapat Hotman Paris di Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Layak Jadi Pertimbangan Hakim

Berita Terkait

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara
Internasional

Drone Israel Hantam Gaza Tengah, Warga Palestina Tewas Saat Ziarah Makam Saudara

September 26, 2026

Serangan drone Israel kembali dilaporkan terjadi di Jalur Gaza pada Jumat, 25 September 2026. Satu warga Palestina tewas dan sejumlah...

Read more
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut

September 23, 2026
Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka 7 Hari Lagi, Iran Ajukan Syarat Berat ke AS

September 22, 2026
Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

Warren Buffett Jadi Chairman Emeritus, Putranya Pimpin Dewan Berkshire Hathaway

September 19, 2026
Next Post
Pendapat Hotman Paris di Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Layak Jadi Pertimbangan Hakim

Pendapat Hotman Paris di Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Layak Jadi Pertimbangan Hakim

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.