• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rupiah Melemah setelah Data PCE Deflator AS Menunjukkan Disinflasi yang Stagnan

Rupiah Melemah setelah Data PCE Deflator AS Menunjukkan Disinflasi yang Stagnan

April 30, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS melemah pada perdagangan Senin setelah data PCE Deflator Amerika Serikat (AS) menunjukkan perkembangan disinflasi yang stagnan di AS.

Pada awal perdagangan, rupiah turun 30 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.240 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.210 per dolar AS.

You might also like

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

October 18, 2026
Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

October 10, 2026

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan bahwa PCE Deflator AS naik ke level 2,7 persen year on year (yoy) dari 2,5 persen yoy, melebihi ekspektasi 2,6 persen yoy.

Selain itu, data PCE Deflator yang meningkat didorong oleh PCE Core Deflator yang mencapai 2,7 persen yoy, lebih tinggi dari estimasi sebesar 2,6 persen yoy.

Perkembangan disinflasi yang cenderung melambat, menurut data PCE Deflator, mendukung ekspektasi bank sentral AS atau The Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan yang tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Saat ini, pasar hanya memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada tahun 2024.

Pada pekan ini, The Fed akan mengadakan pertemuan Federal Open Meeting Committee (FOMC) pada 30 April 2024 dan 1 Mei-24 Mei 2024.

Investor akan menunggu untuk melihat lebih banyak petunjuk dan sinyal kebijakan moneter The Fed untuk tahun 2024.

Josua memprediksi pada perdagangan hari ini rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp16.175 per dolar AS hingga Rp16.275 per dolar AS.

 

sumber : Antara

Previous Post

Profil Shen Yinhao: Wasit Kontroversial di Pertandingan Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23 Semifinal Piala Asia

Next Post

Pengurangan Jumlah Bandara Internasional Dinilai Picu Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles
Ekbis

Jacqueline Mars dan Kerajaan Bisnis Keluarga di Balik M&M’s hingga Pringles

October 18, 2026

Jacqueline Mars dikenal sebagai salah satu perempuan terkaya di dunia berkat kepemilikan sahamnya di Mars Inc., perusahaan keluarga yang membangun...

Read more
Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

Netflix PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasan dan Divisi yang Terdampak

October 10, 2026
Setahun Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu, Ini Deretan Kebijakan yang Pernah Dijalankan

Rp13,24 Triliun Masuk Kas Negara, Prabowo Sebut Bisa untuk Bangun Sekolah hingga Rumah Rakyat

October 6, 2026
PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026
Next Post
Pengurangan Jumlah Bandara Internasional Dinilai Picu Pemerataan Pembangunan

Pengurangan Jumlah Bandara Internasional Dinilai Picu Pemerataan Pembangunan

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.