• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petinggi AS Ungkap 4 Negara Asia Terjerumus Krisis: Apakah Indonesia Termasuk?

Petinggi AS Ungkap 4 Negara Asia Terjerumus Krisis: Apakah Indonesia Termasuk?

May 6, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengidentifikasi empat negara di Asia yang masih berjuang pulih dari dampak pandemi Covid-19. Negara-negara tersebut adalah Pakistan, Sri Lanka, Maladewa, dan Laos.

Menurut Asisten Menteri Keuangan AS, Alexia Latortue, reformasi mendesak diperlukan di negara-negara tersebut. Pernyataannya disampaikan dalam Pertemuan Tahunan ke-57 Asian Development Bank (ADB) di Tbilisi, Georgia, pada Minggu (5/5/2024).

You might also like

Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah: Dorong APBD “Kembali ke Dua Digit”

Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah: Dorong APBD “Kembali ke Dua Digit”

November 27, 2025

Memilih Sampo Non-SLS yang Tepat untuk Rambut dan Kulit Kepala yang Lebih Sehat

November 16, 2025

Latortue menyatakan bahwa sementara secara keseluruhan Asia Pasifik menunjukkan pertumbuhan yang kuat, masih ada negara-negara yang terkendala oleh faktor internal dan eksternal.

Kawasan tersebut menghadapi empat krisis utama, yakni perubahan iklim, konflik, kerawanan pangan, dan peningkatan utang. Ancaman lainnya termasuk kondisi keuangan global yang ketat, perlambatan permintaan domestik di China, dan tingginya tingkat utang.

ADB, menurut Latortue, dapat memainkan peran penting dalam membantu negara-negara yang terjerumus kembali ke jalur pemulihan ekonomi. Selain itu, negara-negara yang masih mampu tumbuh positif perlu mempertahankan momentum tersebut.

Dia menekankan bahwa ADB harus memberikan pendanaan pembangunan berkualitas tinggi, termasuk untuk isu perubahan iklim. Selain itu, perlu juga dilakukan mobilisasi dana tambahan, termasuk dari sektor swasta, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Agenda ini masih jauh dari selesai. Tantangan-tantangan yang mendesak seperti perubahan iklim, konflik dan kerapuhan, serta pandemi mengancam kemajuan pembangunan yang telah dicapai dengan susah payah, dan kami mendesak hal ini komitmen berkelanjutan untuk melakukan reformasi,” pungkasnya.

 

sumber : CNBC Indonesia

Previous Post

Inflasi Bawang Merah Tembus 30,75 Persen Pada April 2024

Next Post

Mentan Ajak Petani Tebus Pupuk Subsidi yang Berlimpah

Berita Terkait

Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah: Dorong APBD “Kembali ke Dua Digit”
Berita

Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah: Dorong APBD “Kembali ke Dua Digit”

by admin
November 27, 2025
0

PEKANBARU — DPRD Riau secara resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah, Kamis (27/11/2025). Langkah ini menjadi upaya serius...

Read more

Memilih Sampo Non-SLS yang Tepat untuk Rambut dan Kulit Kepala yang Lebih Sehat

November 16, 2025
Menanam Asa di Tanah Lampung: Langkah Nyata Kasal Muhammad Ali untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

Menanam Asa di Tanah Lampung: Langkah Nyata Kasal Muhammad Ali untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

October 28, 2025

Game Digital Budaya Lokal, Cara Seru Menanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

October 12, 2025
Next Post
Mentan Ajak Petani Tebus Pupuk Subsidi yang Berlimpah

Mentan Ajak Petani Tebus Pupuk Subsidi yang Berlimpah

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.