• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kakao Bisa Jadi Komoditi Perkebunan Diandalkan Indonesia, Ini Buktinya

Kakao Bisa Jadi Komoditi Perkebunan Diandalkan Indonesia, Ini Buktinya

November 15, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan peningkatan ekspor kakao Indonesia, didorong oleh kenaikan harga komoditas tersebut di pasar internasional.

Plt. Kepala BPS Amalia A. Widyasanti mengungkapkan bahwa rata-rata harga kakao sepanjang Januari hingga Oktober 2024 mencapai US$6,97 per kilogram, naik 112,58% dibandingkan harga rata-rata tahun 2023 yang hanya sebesar US$3,28 per kilogram.

You might also like

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

July 9, 2026
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026

“Rata-rata harga kakao di pasar internasional pada periode Januari-Oktober 2024 sebesar US$6,97 per kilogram, atau naik 112,58% dibandingkan rata-rata harga sepanjang 2023,” kata Amalia.

Adapun volume ekspor kakao Indonesia juga menunjukkan peningkatan. Hingga Oktober 2024, volume ekspor mencapai 288,25 ribu ton, naik 1,92% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 282,81 ribu ton. Kenaikan harga dan volume ekspor ini mendorong peningkatan nilai ekspor kakao Indonesia sepanjang tahun.

Pada Oktober 2024, negara tujuan utama ekspor kakao Indonesia meliputi India dengan 6.500 ton (US$64,4 juta), Amerika Serikat dengan 2.500 ton (US$51,4 juta), dan China dengan 3.500 ton (US$31,2 juta). Ekspor kakao Indonesia didominasi oleh produk olahan seperti mentega, lemak, dan minyak kakao (HS 1804), yang mencapai 66,81% dari total nilai ekspor kakao tahun 2024.

Nilai ekspor kakao dan produk olahannya (HS18) pada Januari-Oktober 2024 tercatat mencapai US$2,01 miliar, meningkat 104,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$0,98 miliar. Kinerja positif ini menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas dengan pertumbuhan ekspor tertinggi.

Meski nilai ekspor beberapa komoditas unggulan seperti bahan bakar mineral, minyak hewani, dan besi baja mengalami penurunan, Amalia menyebutkan bahwa kenaikan ekspor nonmigas lainnya mampu menyeimbangkan penurunan tersebut. Hingga Oktober 2024, ekspor nonmigas Indonesia masih mencatatkan peningkatan secara kumulatif.

Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan nilai ekspor antara lain logam mulia dan perhiasan (HS71) naik US$1,68 miliar, barang dari besi dan baja (HS73) naik US$1,54 miliar, tembaga (HS74) naik US$1,09 miliar, dan kakao serta olahannya (HS18) naik US$1,03 miliar.***

Previous Post

Soroti Dugaan Keterlibatan Aparat dalam Judi Online, Ustaz Koh Dennis Lim: Karena Ada yang Melindungi

Next Post

Pemerintah Jadi Terapkan B40 di Awal 2025, Harga Sawit Diprediksi Bakal Melonjak

Berita Terkait

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau
Ekbis

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

by admin
July 9, 2026
0

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali mengakhiri perdagangan di zona hijau. Pada penutupan sesi perdagangan Kamis (9/7/2026), indeks saham...

Read more
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

July 7, 2026
Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

July 5, 2026
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

July 3, 2026
Next Post
Pemerintah Jadi Terapkan B40 di Awal 2025, Harga Sawit Diprediksi Bakal Melonjak

Pemerintah Jadi Terapkan B40 di Awal 2025, Harga Sawit Diprediksi Bakal Melonjak

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.