• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sentimen dari Indonesia Bikin Harga CPO Melesat Signifikan

Sentimen dari Indonesia Bikin Harga CPO Melesat Signifikan

November 26, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Senin 25 November 2024. Dilansir dari Bloomberg Technoz, Selasa, 26 November 2024, sentimen dari Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga komoditas ini

Harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman Februari tercatat naik 1,16% dan ditutup di level MYR 4.696 per ton. Meski dalam sepekan terakhir harga CPO masih turun 4,16% secara point-to-point, namun dalam sebulan terakhir, harganya naik 3,66%.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

Kenaikan harga ini dipicu oleh potensi naiknya Harga Referensi (HR) dan Bea Keluar (BK) CPO Indonesia pada Desember mendatang. Pada November, HR CPO berada di level USD 961,97 per ton, sementara BK tercatat USD 124 per ton.

Kepala Riset Sunvin Group, Anilkumar Bagani, memperkirakan HR CPO Indonesia pada Desember akan meningkat menjadi USD 1.073,56 per ton.

“Kenaikan pajak dan pungutan ekspor CPO Indonesia yang hampir pasti terjadi membuat harga naik,” ujar Bagani, seperti dikutip dari Bloomberg News. Kondisi ini mendorong investor memborong CPO sebelum kebijakan baru diterapkan pada Desember.

Selain itu, harga minyak nabati lainnya turut mempengaruhi tren positif harga CPO. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0,91%, sementara minyak rapeseed bertambah 0,88%. Ketika harga minyak nabati pesaing meningkat, permintaan terhadap CPO juga cenderung naik karena sifatnya yang saling menggantikan.

Dengan berbagai dinamika ini, pelaku pasar disarankan untuk mencermati pergerakan harga CPO, terutama menjelang potensi kenaikan HR dan BK di Indonesia bulan depan. Situasi ini memberikan peluang sekaligus tantangan bagi investor di sektor minyak sawit mentah.***

Previous Post

Permintaan Ekspor Terhadap Buah Ciplukan Kian Meningkat, Vietnam Minta 306 Kg

Next Post

Pantau Terus Bawang dan Daging Ayam, Daerah Perlu Waspadai Kenaikan Harga Pangan Jelang Nataru

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post
Pantau Terus Bawang dan Daging Ayam, Daerah Perlu Waspadai Kenaikan Harga Pangan Jelang Nataru

Pantau Terus Bawang dan Daging Ayam, Daerah Perlu Waspadai Kenaikan Harga Pangan Jelang Nataru

Please login to join discussion
BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.