• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tren Konsumsi Frozen Food Meningkat, Nilai Pasarnya Mencapai Rp200 Triliun

Tren Konsumsi Frozen Food Meningkat, Nilai Pasarnya Mencapai Rp200 Triliun

December 3, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Pasar makanan beku, atau frozen food di Indonesia kini mencapai nilai fantastis hingga Rp200 triliun, menurut data yang dikeluarkan oleh Jakpat. Hal ini mencerminkan peningkatan signifikan akibat gaya hidup urban yang semakin sibuk.

Tren konsumsi frozen food kian berkembang didorong oleh kebutuhan akan makanan yang praktis dan mudah diolah.

You might also like

Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

March 5, 2026
Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

March 4, 2026

Survei yang dilakukan oleh Jakpat terhadap 1.245 responden mengungkapkan kategori makanan beku yang paling diminati, alasan konsumen memilihnya, dan faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.

Hasil survei menunjukkan bahwa produk olahan daging seperti sosis, nugget, dan bakso menjadi pilihan utama, disukai oleh 91% responden.

Berikutnya, 63% responden menyukai camilan beku seperti kentang goreng dan donat. Daging frozen juga cukup diminati oleh 57% responden, sementara sayur dan buah beku dikonsumsi oleh 31%.

Kemudahan dalam persiapan menjadi alasan utama bagi 86% konsumen memilih makanan beku. Selain itu, faktor seperti penyimpanan yang mudah dan masa simpan yang panjang juga menjadi daya tarik.

Gaya hidup praktis ini lebih banyak terlihat pada generasi Milenial yang cenderung memilih solusi cepat dalam aktivitas sehari-hari.

Menurut Research Lead Jakpat, Septiana Widi Sugiastuti, makanan beku sangat relevan bagi kaum urban, terutama Milenial.

“Promosi produk dengan menonjolkan kepraktisan, kebersihan, dan nilai gizi dapat menarik konsumen. Selain itu, desain produk yang menggambarkan kesegaran dan kualitas premium juga mampu meningkatkan daya tarik,” jelasnya.

Nilai gizi menjadi salah satu pertimbangan penting bagi konsumen makanan beku. Sebanyak 63% responden menyukai produk tanpa pengawet, sementara 57% menilai kandungan protein tinggi sebagai nilai tambah.

Selain itu, 55% responden memperhatikan ketiadaan pewarna tambahan dan bahan kimia dalam produk yang mereka pilih.

Responden dengan anak cenderung lebih peduli pada informasi gizi. Sebanyak 42% dari mereka rutin memeriksa nilai gizi pada kemasan, dibandingkan hanya 31% dari responden tanpa anak yang melakukan hal serupa.

“Penting bagi produsen untuk menekankan bahwa metode pembekuan modern, seperti flash freezing, dapat menjaga kandungan nutrisi makanan dengan baik. Metode ini mampu mempertahankan vitamin, mineral, rasa, dan tekstur makanan,” kata Septiana.

Dengan demikian, makanan beku atau frozen terus menjadi pilihan populer di Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat urban.

Dengan promosi yang menyoroti kepraktisan, kebersihan, dan nilai gizi, serta inovasi dalam metode pembekuan, pasar frozen food memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang di masa depan.***

Previous Post

Canva Bukan Hanya untuk Desain: Panduan Cek Domain Praktis

Next Post

BRK Syariah dan BWI Kabupaten Siak Tandatangani Nota Kesepahaman, dalam Rangkaian Launching Program Kota Wakaf

Berita Terkait

Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat
Lifestyle

Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

by admin
March 5, 2026
0

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi menyiapkan aneka kue kering menjadi bagian yang tak terpisahkan dari suasana Lebaran di banyak...

Read more
Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

Tak Ingin Mudah Pikun Saat Tua? Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menjaga Daya Ingat Sejak Dini

March 4, 2026
Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

March 3, 2026
Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

Teknik Keramas Ala Jepang Jadi Tren, Rahasia Rambut Sehat Ternyata Berawal dari Kulit Kepala

March 1, 2026
Next Post
BRK Syariah dan BWI Kabupaten Siak Tandatangani Nota Kesepahaman, dalam Rangkaian Launching Program Kota Wakaf

BRK Syariah dan BWI Kabupaten Siak Tandatangani Nota Kesepahaman, dalam Rangkaian Launching Program Kota Wakaf

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.