• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Garuda Indonesia Targetkan 100 Armada di 2025, Tetap Waspada Tekanan Rupiah

Garuda Indonesia Targetkan 100 Armada di 2025, Tetap Waspada Tekanan Rupiah

April 8, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Maskapai nasional Garuda Indonesia melakukan rencana ekspansi armada, dengan menargetkan operasional hingga 100 pesawat di akhir 2025.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, mengungkapkan langkah ini menjadi bagian dari strategi. Terutama untuk memperkuat kapasitas produksi seiring tren pemulihan industri penerbangan.

You might also like

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026

“Kami proyeksikan sampai akhir 2025 Garuda akan memiliki sekitar 100 armada,” ujar Wamildan dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Selasa, 8 April 2025.

Namun di tengah ambisi tersebut, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi perhatian serius. Pasalnya, biaya sewa pesawat — yang umumnya dihitung dalam dolar — ikut terdampak fluktuasi mata uang. “Kita harus hati-hati [terkait kondisi rupiah],” katanya.

Dia menambahkan, saat ini Garuda Indonesia membuka berbagai opsi skema pengadaan pesawat, baik melalui penyewaan penuh dengan kru (wet lease/ACMI) maupun penyewaan tanpa kru (dry lease). Sebagai gambaran, rata-rata biaya sewa satu pesawat per bulan berkisar US$300.000.

Penambahan pesawat dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), permintaan pasar, kondisi rantai pasok, serta kinerja internal perusahaan. “Jumlah penumpang juga menunjukkan tren yang lebih baik,” imbuhnya.

Dilansir dari Bisnis.com, sejak akhir 2024 hingga kuartal pertama 2025, Garuda telah menambah dua pesawat narrow body Boeing 737-800NG, yakni PK-GUF dan PK-GUG. Dua unit tambahan dengan tipe serupa—PK-GUH dan PK-GUI—dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal II setelah menjalani proses perawatan.

Kinerja operasional Garuda Group sepanjang 2024 menunjukkan sinyal positif. Total penumpang yang diangkut mencapai 23,67 juta, tumbuh 18,54% dibandingkan 2023 yang mencatat 19,97 juta penumpang. Dari jumlah tersebut, Garuda Indonesia (mainbrand) berkontribusi 11,39 juta penumpang, sementara Citilink menyumbang 12,28 juta penumpang.

Sejalan dengan itu, frekuensi penerbangan grup juga meningkat 12,21% secara tahunan, dari 145.500 menjadi 163.271 penerbangan.

Dengan tren pertumbuhan ini, Garuda Indonesia tampaknya serius mengejar peluang pasar pascapandemi, meskipun tetap harus menavigasi tantangan eksternal seperti fluktuasi nilai tukar.***

Previous Post

HARGA EMAS PEGADAIAN 8 APRIL: Antam dan Galeri 24 Turun Cukup Dalam

Next Post

Ekspor Udang RI Terancam, Pemerintah Diminta Bidik Pasar Baru

Berita Terkait

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan
Ekbis

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

by admin
March 12, 2026
0

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada sektor perdagangan global, termasuk industri kelapa sawit Indonesia. Ongkos pengiriman...

Read more
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Next Post
Ekspor Udang RI Terancam, Pemerintah Diminta Bidik Pasar Baru

Ekspor Udang RI Terancam, Pemerintah Diminta Bidik Pasar Baru

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.