• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Menguat di Awal Pekan Akibat Ulah Trump ke The Fed

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Menguat di Awal Pekan Akibat Ulah Trump ke The Fed

April 21, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai tukar rupiah menguat di awal pekan ini didorong oleh sentimen negatif pasar terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dinilai mencoba mengintervensi kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Intervensi ini memicu kekhawatiran pasar dan melemahkan dolar AS, sehingga membuka ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang termasuk nilai tukar rupiah, sebagaimana dilansir dari data Bloomberg, Senin, 21 April 2025.

You might also like

“Kiriman Harapan ke Tanah Duka”, Bantuan BRK Syariah untuk Korban Bencana Sumatera

“Kiriman Harapan ke Tanah Duka”, Bantuan BRK Syariah untuk Korban Bencana Sumatera

December 12, 2025
Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Sentuh Rp2,43 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Sentuh Rp2,43 Juta per Gram

December 11, 2025

Pada Senin pagi, 21 April 2025, pukul 09.13 WIB, rupiah diperdagangkan pada level Rp16.797 per dolar AS. Posisi ini menguat 86 poin atau 0,50% dibandingkan penutupan Kamis sore, 17 April 2025, yang berada di kisaran Rp16.883 per dolar AS.

Pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra menjelaskan bahwa penguatan rupiah sejalan dengan tren positif mata uang regional lainnya yang juga mencatatkan penguatan terhadap dolar AS pagi ini.

“Rupiah bisa ikut menguat karena indeks dolar AS pagi ini bergerak lebih rendah dari pekan lalu. Saat ini berada di kisaran 98, setelah sebelumnya bertengger di atas level 99,” jelas Ariston dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, pernyataan Presiden Trump yang meminta The Fed menurunkan suku bunga acuan dinilai sebagai bentuk intervensi terhadap independensi bank sentral. Hal ini memicu persepsi negatif pasar, yang kemudian menekan performa dolar AS.

“Langkah Trump dianggap dapat mengganggu stabilitas kebijakan moneter AS, dan hal ini berdampak pada pelemahan dolar,” lanjut Ariston.

Selain itu, Ariston juga menyoroti dampak lanjutan dari kebijakan tarif impor AS yang mendorong kenaikan harga barang konsumsi domestik. Kenaikan tarif ini dinilai menambah beban inflasi dan memperburuk sentimen terhadap kekuatan ekonomi Amerika.

Dengan berbagai tekanan tersebut, rupiah diprediksi berpotensi menguat ke kisaran Rp16.700 per dolar AS, dengan batas atas (resisten) pada level Rp16.830 sepanjang hari ini.

Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku pasar untuk mencermati momentum penguatan rupiah, sembari tetap mewaspadai dinamika global yang bisa berubah dengan cepat.***

Previous Post

Whoosh Ramai Penumpang Asing, Tapi Masih Merugi Rp500 Miliar per Tahun

Next Post

Harga CPO Terus Melemah, Kontrak Mei 2025 Turun ke RM4.070 per Ton

Berita Terkait

“Kiriman Harapan ke Tanah Duka”, Bantuan BRK Syariah untuk Korban Bencana Sumatera
Finance

“Kiriman Harapan ke Tanah Duka”, Bantuan BRK Syariah untuk Korban Bencana Sumatera

by admin
December 12, 2025
0

DUMAI - Indonesia kembali berduka setelah 3 daerah di Sumatera — Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Intensitas curah hujan...

Read more
Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Sentuh Rp2,43 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Sentuh Rp2,43 Juta per Gram

December 11, 2025
Harga Emas Pegadaian 5 Agustus 2025, Rata-rata Turun Tipis

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 8 Desember 2025

December 8, 2025
Update Harga Emas Pegadaian 2 Desember 2025

Update Harga Emas Pegadaian 2 Desember 2025

December 2, 2025
Next Post
Harga CPO Terus Melemah, Kontrak Mei 2025 Turun ke RM4.070 per Ton

Harga CPO Terus Melemah, Kontrak Mei 2025 Turun ke RM4.070 per Ton

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.