• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga Beras dan Ayam Naik, Berikut Penjelasanya

Harga Beras dan Ayam Naik, Berikut Penjelasanya

June 18, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada pekan kedua Juni 2025, sebanyak 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), satu provinsi stabil, dan 23 provinsi lainnya mencatat penurunan IPH dibandingkan bulan sebelumnya.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa kenaikan harga sejumlah komoditas menjadi pendorong utama naiknya IPH di sejumlah wilayah. Dua komoditas yang paling banyak menyumbang inflasi di daerah tersebut adalah beras dan daging ayam ras.

You might also like

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026

“Tiga provinsi dengan kenaikan IPH tertinggi adalah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Dalam Negeri, Senin (16/6/2025).

Pudji menyampaikan bahwa secara nasional, jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan IPH lebih banyak dibandingkan yang mengalami kenaikan. Namun, terdapat 10 daerah dengan lonjakan IPH paling tinggi, tiga di antaranya adalah; Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah naik 3,57%, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah naik 3,50% dan Kabupaten Aceh Barat Daya yang naik 3,48%.

Pudji juga memaparkan bahwa faktor penyumbang IPH berbeda-beda tergantung wilayah. Di Pulau Sumatra, IPH banyak dipengaruhi oleh harga daging ayam ras dan daging sapi. Di Pulau Jawa, komoditas utama pemicu kenaikan adalah cabai merah, cabai rawit, dan daging ayam ras. Sementara di luar Sumatra dan Jawa, beras dan ayam ras menjadi penyumbang utama IPH.

Ia berharap, data ini dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak berujung pada inflasi tinggi. “Angka IPH ini penting untuk diperhatikan agar inflasi tetap terkendali di masing-masing wilayah,” tutup Pudji.

10 daerah dengan lonjakan IPH paling tinggi:

  • Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah: naik 3,57%
  • Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah: naik 3,50%
  • Kabupaten Aceh Barat Daya: naik 3,48%
  • Kabupaten Aceh Utara: naik 3,28%
  • Kabupaten Lamongan, Jawa Timur: naik 3,20%
  • Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara: naik 2,96%
  • Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara: naik 2,81%
  • Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat Daya: naik 2,42%
  • Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan: naik 2,36%
  • Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan: naik 2,34%

Daerah dengan penurunan IPH terdalam:

  • Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara: turun 6,80%
  • Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur: turun 5,44%

***

Previous Post

Nixon: BTN Kini Mendapat Pengakuan Global!

Next Post

Iran Tolak Negosiasi Gencatan Senjata dan Siap Perang Habis-habisan dengan Israel

Berita Terkait

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman
Ekbis

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

by admin
March 4, 2026
0

Pemerintah Indonesia memastikan stabilitas pasokan pangan dan energi nasional tetap terjaga meski tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah terus meningkat....

Read more
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Bulog Cetak Sejarah, Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi Tembus Pasar Internasional

Bulog Cetak Sejarah, Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi Tembus Pasar Internasional

February 14, 2026
Next Post
Iran Tolak Negosiasi Gencatan Senjata dan Siap Perang Habis-habisan dengan Israel

Iran Tolak Negosiasi Gencatan Senjata dan Siap Perang Habis-habisan dengan Israel

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.