• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Presiden Prabowo Subianto.

Sikap Presiden Prabowo di Kasus Beras Oplosan: Banyak Pemain Jahat Pengusaha yang Menipu Rakyat

July 21, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto menyatakan sikap tegas terhadap maraknya praktik kecurangan dalam distribusi pangan, khususnya peredaran beras oplosan yang dijual sebagai beras premium.

Dalam pidatonya saat menutup Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Minggu, 20 Juli 2025, Prabowo mengecam keras oknum pengusaha yang terlibat dalam praktik manipulasi harga dan mutu beras.

You might also like

BPOM Minta Nestlé Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Bayi di Indonesia

BPOM Minta Nestlé Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Bayi di Indonesia

January 15, 2026

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

January 12, 2026

“Masih banyak permainan jahat dari pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat. Beras biasa dibilang beras premium, harganya dinaikkan seenaknya. Ini pelanggaran!” tegas Presiden Prabowo di hadapan peserta kongres.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga langsung memerintahkan aparat penegak hukum, yakni Jaksa Agung dan Kepolisian Republik Indonesia, untuk segera mengusut dan menindak tegas para pelaku kecurangan tanpa pandang bulu.

“Saya telah minta Jaksa Agung dan polisi menindak pengusaha-pengusaha itu dengan tegas. Jangan ada toleransi!” ujarnya.

Presiden menyebut praktik pengoplosan beras ini bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan sudah masuk dalam kategori kejahatan ekonomi besar. Berdasarkan laporan yang diterimanya, kerugian negara akibat praktik tersebut mencapai Rp100 triliun setiap tahun, atau setara dengan Rp1.000 triliun dalam lima tahun.

“Ini kejahatan ekonomi yang luar biasa. Menurut saya, ini sudah termasuk subversi ekonomi. Menikam rakyat!” ungkap Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengajak publik membayangkan dampak positif jika kerugian akibat praktik curang tersebut bisa ditekan dan dialihkan untuk pembangunan. Ia menyebut, dana sebesar Rp1.000 triliun selama lima tahun bisa dimanfaatkan untuk menghapus kemiskinan secara signifikan.

“Bayangkan kalau uang Rp100 triliun per tahun itu digunakan untuk rakyat. Kita bisa hilangkan kemiskinan dalam lima tahun!” ujarnya.***

Previous Post

Thai Tea dan Teh Tarik: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya

Next Post

Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2025, 1 Gram Dijual Rp1.927.000

Berita Terkait

BPOM Minta Nestlé Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Bayi di Indonesia
Ekbis

BPOM Minta Nestlé Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Bayi di Indonesia

by admin
January 15, 2026
0

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia meminta PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan importasi produk susu...

Read more

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

January 12, 2026

Modal Asing Masuk Bersih Rp1,44 Triliun di Pekan Pertama Januari 2026, Sinyal Positif bagi Pasar Keuangan RI

January 10, 2026

Forbes Rilis Daftar Miliarder Indonesia 2025, Nama-Nama Lama Masih Perkasa

January 6, 2026
Next Post

Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2025, 1 Gram Dijual Rp1.927.000

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.