• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bapanas: Harga Pangan Awal Agustus 2025 Didominasi Kenaikan

Bapanas: Harga Pangan Awal Agustus 2025 Didominasi Kenaikan

August 4, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat lonjakan tajam harga cabai rawit merah di tingkat konsumen menjadi Rp118.000 per kilogram, naik signifikan dari Rp53.867 per kg sebelumnya. Sementara itu, harga bawang merah justru turun menjadi Rp45.000 per kg dari sebelumnya Rp52.719 per kg.

Data Panel Harga Bapanas per Senin (5/8/2025) pukul 06.30 WIB juga menunjukkan pergerakan harga pangan pokok lainnya di tingkat pedagang eceran nasional, dengan tren dominan kenaikan, terutama pada beras, telur, dan minyak goreng.

You might also like

Harga CPO Melemah Lagi Akibat Permintaan Ekspor Tekan Pasar

Harga CPO Melemah Lagi Akibat Permintaan Ekspor Tekan Pasar

December 5, 2025
Harga CPO Kembali Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok

Harga CPO Kembali Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok

December 4, 2025

Harga Komoditas Pangan Nasional (5 Agustus 2025)

Komoditas yang Mengalami Kenaikan:

Beras premium: Rp17.000/kg (sebelumnya Rp16.282)

Beras medium: Rp15.500/kg (sebelumnya Rp14.560)

Beras SPHP: Rp13.000/kg (sebelumnya Rp12.843)

Kedelai impor: Rp11.725/kg (sebelumnya Rp10.985)

Bawang putih bonggol: Rp55.000/kg (sebelumnya Rp38.963)

Cabai merah besar: Rp45.000/kg (sebelumnya Rp44.138)

Daging ayam ras: Rp42.188/kg (sebelumnya Rp35.468)

Telur ayam ras: Rp37.714/kg (sebelumnya Rp29.732)

Gula konsumsi: Rp20.000/kg (sebelumnya Rp18.367)

Minyak goreng kemasan: Rp21.514/liter (sebelumnya Rp20.966)

Minyakita: Rp17.657/liter (sebelumnya Rp17.523)

Tepung terigu curah: Rp12.214/kg (sebelumnya Rp9.846)

Tepung terigu kemasan: Rp14.857/kg (sebelumnya Rp13.085)

Ikan bandeng: Rp40.000/kg (sebelumnya Rp34.760)

Komoditas yang Mengalami Penurunan:

Bawang merah: Rp45.000/kg (sebelumnya Rp52.719)

Cabai merah keriting: Rp41.500/kg (sebelumnya Rp44.107)

Daging sapi murni: Rp115.000/kg (sebelumnya Rp135.624)

Minyak goreng curah: Rp17.525/liter (sebelumnya Rp17.540)

Ikan kembung: Rp34.000/kg (sebelumnya Rp41.611)

Ikan tongkol: Rp30.714/kg (sebelumnya Rp34.384)

Garam konsumsi: Rp13.571/kg (sebelumnya Rp11.820)

Kenaikan harga pada beberapa komoditas pokok, terutama cabai, telur, dan beras, dinilai dapat menekan daya beli masyarakat. Pemerintah diharapkan segera merespons situasi ini dengan langkah stabilisasi dan penguatan distribusi pasokan pangan.***

Previous Post

Minyak Dunia Melemah Setelah OPEC+ Naikkan Produksi, Pasar Cemas?

Next Post

Harga Batu Bara Acuan Awal Agustus 2025: Hanya Kalori Tertinggi yang Naik

Berita Terkait

Harga CPO Melemah Lagi Akibat Permintaan Ekspor Tekan Pasar
Ekbis

Harga CPO Melemah Lagi Akibat Permintaan Ekspor Tekan Pasar

by admin
December 5, 2025
0

Harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives kembali ditutup melemah pada perdagangan Kamis. Pelemahan ini terjadi setelah pasar menghadapi tekanan...

Read more
Harga CPO Kembali Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok

Harga CPO Kembali Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok

December 4, 2025
Trump Siap Terapkan Tarif 100% untuk Impor dari China, Guncang Pasar Global

Trump Siap Terapkan Tarif 100% untuk Impor dari China, Guncang Pasar Global

October 12, 2025
Gas Bumi Diharapkan Dapat Kurangi Kebutuhan Impor LPG

Gas Bumi Diharapkan Dapat Kurangi Kebutuhan Impor LPG

September 29, 2025
Next Post
Harga Batu Bara Acuan Awal Agustus 2025: Hanya Kalori Tertinggi yang Naik

Harga Batu Bara Acuan Awal Agustus 2025: Hanya Kalori Tertinggi yang Naik

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.