• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kontras Pergerakan Harga BBN September 2025: Biodiesel Naik, Bioetanol Turun

Kontras Pergerakan Harga BBN September 2025: Biodiesel Naik, Bioetanol Turun

September 4, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian ESDM resmi menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) bahan bakar nabati atau BBN. Harga ini berlaku September 2025. Harga biodiesel naik. Sementara bioetanol turun dari sebelumnya.

ESDM menetapkan HIP biodiesel sebesar Rp13.948 per liter. Itu diluar ongkos angkut. Naik dari harga di Agustus di Rp13.527 per liter.

You might also like

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026

Konversi crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel di September tetap dipatok sebesar US$85 per metrik ton, sama seperti bulan sebelumnya.

Harga ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024. Untuk ketentuan ongkos angkutnya ada dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.

Secara teknis, HIP biodiesel dihitung dengan formula: HIP = (harga CPO KPB rata-rata + US$85 per ton) x 870 kg/m³ + ongkos angkut, dengan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp14.645 per US$.

Berbeda dengan biodiesel, harga bioetanol justru penurunan. Di September 2025, HIP bioetanol ditetapkan Rp9.613 per liter, lebih rendah dibanding Agustus hanya Rp10.538 per liter.

Formulasi hitungan HIP bioetanol adalah: HIP = (harga rata-rata tetes tebu KPB periode 15 Mei–14 Agustus 2025 x 4,125 kg per liter) + US$0,25 per liter, dengan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp16.331 per US$. Harga tetes tebu acuan ditetapkan Rp1.341 per kilogram.

Dengan perubahan ini, harga biodiesel di pasar domestik September 2025 resmi naik, sedangkan bioetanol turun mengikuti dinamika harga bahan baku.***

Previous Post

Green Jobs: Pekerjaan Ramah Lingkungan yang Jadi Tren Masa Depan

Next Post

Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

Berita Terkait

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan
Ekbis

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

by admin
March 12, 2026
0

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada sektor perdagangan global, termasuk industri kelapa sawit Indonesia. Ongkos pengiriman...

Read more
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Next Post
Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.