• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Freeport Hentikan Operasi Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave Akibat Longsor

Freeport Hentikan Operasi Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave Akibat Longsor

September 9, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

PT Freeport Indonesia resmi menghentikan sementara operasi tambang bawah tanah di Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Keputusan ini diambil setelah terjadi longsor tiba-tiba yang menutup akses dan menjebak tujuh pekerja kontraktor di dalam tambang.

Peristiwa longsor terjadi pada Senin, 8 September 2025, sekitar pukul 22.00 WIT. Aliran material basah (wet material) dalam jumlah besar masuk ke area tambang bawah tanah, menutup jalur akses dan membatasi rute evakuasi bagi para pekerja.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

“Lokasi para pekerja yang terjebak telah diketahui dan mereka diyakini aman. Kru sedang berupaya membersihkan akses untuk evakuasi yang aman dan cepat,” kata VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, dilansir dari Antara, Selasa (9/9/2025).

Seluruh pekerja lain di area tambang telah dipastikan aman, sementara penyediaan kebutuhan bagi para pekerja terdampak tengah diprioritaskan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan telah menerima laporan insiden dari Direktur Utama PTFI, Tony Wenas, dan segera mengerahkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

Grasberg Block Cave merupakan salah satu tambang bawah tanah terbesar di dunia, bagian dari kompleks Tambang Grasberg yang mengolah tembaga dan emas menggunakan sistem block caving otomatis dan kendaraan listrik.

Menanggapi insiden tersebut, harga tembaga di London Metal Exchange mencatat penurunan sebesar 0,08%, menjadikannya dampak pasar secara global terkait gangguan pasokan potensial.***

Previous Post

Aplikasi Mendeteksi Plagiat: Penjaga Orisinalitas di Era Digital

Next Post

Teknik Pernapasan Sehat, Kunci Hidup Lebih Bahagia dan Panjang Umur

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post

Teknik Pernapasan Sehat, Kunci Hidup Lebih Bahagia dan Panjang Umur

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.