• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Modal Asing Masuk Bersih Rp1,44 Triliun di Pekan Pertama Januari 2026, Sinyal Positif bagi Pasar Keuangan RI

January 10, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan Indonesia sebesar Rp1,44 triliun selama pekan pertama Januari 2026 (periode transaksi 5–8 Januari) — menandakan minat investor asing tetap terjaga di awal tahun.

Rincian Aliran Modal Asing
Berdasarkan data resmi BI, modal asing mengalir bersih ke sejumlah instrumen keuangan domestik:

You might also like

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
  • Pasar saham: masuk bersih sekitar Rp1,78 triliun.

  • Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI): masuk bersih sekitar Rp1,04 triliun.

  • Surat Berharga Negara (SBN): justru mencatat keluar bersih Rp1,38 triliun.
    Dengan demikian, total aliran modal asing tetap positif mencapai Rp1,44 triliun.

Kumulatif Sejak Awal Tahun
Selama periode 1–8 Januari 2026, non-residen tercatat melakukan pembelian bersih di berbagai instrumen:

  • Pasar saham: Rp3,85 triliun

  • SBN: Rp3,23 triliun

  • SRBI: Rp0,26 triliun
    Data ini menunjukkan diversifikasi penempatan investasi asing di pasar keuangan Indonesia.

Indikator Pasar Lainnya
Bank Indonesia juga melaporkan beberapa indikator lain:

  • Premi risiko investasi Indonesia (CDS 5 tahun) naik dari 67,62 basis poin menjadi 69,57 basis poin, mencerminkan sedikit peningkatan persepsi risiko investor.

  • Nilai tukar rupiah bergerak melemah di sekitar Rp16.815 per dolar AS, sementara indeks dolar AS (DXY) menguat ke 98,93.

  • Yield Surat Berharga Negara 10 tahun tercatat naik sekitar 6,15 persen.

Previous Post

KPK Naikkan Status Hukum Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Next Post

Isu Brain Drain Kembali Mengemuka, Warga Malaysia Ramai-ramai ke Singapura

Berita Terkait

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan
Ekbis

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

by admin
March 12, 2026
0

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada sektor perdagangan global, termasuk industri kelapa sawit Indonesia. Ongkos pengiriman...

Read more
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Next Post

Isu Brain Drain Kembali Mengemuka, Warga Malaysia Ramai-ramai ke Singapura

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.