• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dolar Terancam? Utang AS yang Menggunung Picu Kekhawatiran Global

Dolar Terancam? Utang AS yang Menggunung Picu Kekhawatiran Global

February 4, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Utang Amerika Serikat (AS) kembali mencatat rekor baru pada 2026, tembus sekitar USD38 triliun atau setara ± Rp637.393 triliun. Lonjakan ini memicu kekhawatiran para ekonom dan pelaku pasar global karena level utang yang sedemikian besar belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah ekonomi modern.

Menurut pendiri hedge fund terbesar dunia, Ray Dalio, lonjakan utang tersebut bukan sekadar angka di neraca fiskal AS, tetapi menandai tekanan struktural yang sangat serius terhadap sistem moneter global yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung perekonomian dunia.

You might also like

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026

Dalio, yang sering menjadi figur penting dalam diskusi risiko makroekonomi global, menganggap kondisi saat ini sebagai titik akhir dari apa yang ia sebut “Big Cycle” — fase akhir dari siklus panjang sistem utang dan moneter yang berulang sepanjang sejarah. Dalam pandangannya, akumulasi utang yang terus membesar telah menciptakan dilema kebijakan yang sangat rumit dan berpotensi berdampak lintas generasi.

“Kita sekarang sedang menghadapi runtuhnya tatanan moneter. Kita dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama berbahaya: mencetak uang lebih banyak atau membiarkan krisis utang terjadi tanpa kendali,” ujar Dalio dalam berbagai forum internasional termasuk World Economic Forum di Davos.

Dalio menegaskan bahwa pilihan untuk mencetak uang demi membiayai defisit fiskal AS dapat mempercepat pelemahan nilai dolar, sementara membiarkan masalah utang memburuk tanpa kebijakan mitigasi yang tepat bisa memicu guncangan dahsyat pada pasar keuangan global. Kepercayaan terhadap dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia pun, menurutnya, sedang diuji.

Perhatian terhadap risiko ini juga mendapat resonansi di pasar komoditas. Harga emas, misalnya, telah mencatat rekor tertinggi baru dalam beberapa waktu terakhir karena investor mencari aset “safe haven” di tengah ketidakpastian keuangan global.

Kekhawatiran Dalio bukan sekadar spekulasi. Lembaga pemantau fiskal independen di AS memperingatkan bahwa utang nasional kini tumbuh lebih cepat daripada ekonomi itu sendiri, menempatkan negara dalam jalur yang bisa memicu berbagai jenis krisis fiskal jika tidak ditangani.

Selain itu, dinamika geopolitik dan pergeseran kebijakan cadangan devisa global menunjukkan bahwa sejumlah negara semakin melakukan diversifikasi dari dolar AS ke aset lain, termasuk emas dan mata uang alternatif. Ini mencerminkan langkah mitigasi risiko dari negara-negara yang khawatir dengan potensi instabilitas sistem moneter global.

Para analis menilai bahwa peringatan Dalio harus menjadi sinyal bagi pembuat kebijakan dan investor global untuk lebih siap menghadapi kemungkinan perubahan besar dalam arsitektur keuangan internasional — baik itu melalui restrukturisasi utang, inflasi yang lebih tinggi, maupun pergeseran peran mata uang utama dalam sistem global.

Previous Post

Energi Hijau untuk Data Center, Microsoft Gandeng PLN Bangun PLTS 200 MW

Next Post

Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

Berita Terkait

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman
Ekbis

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

by admin
March 4, 2026
0

Pemerintah Indonesia memastikan stabilitas pasokan pangan dan energi nasional tetap terjaga meski tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah terus meningkat....

Read more
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Bulog Cetak Sejarah, Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi Tembus Pasar Internasional

Bulog Cetak Sejarah, Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi Tembus Pasar Internasional

February 14, 2026
Next Post
Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.