• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

June 7, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di lapangan. Salah satu yang paling merasakan imbasnya adalah pedagang tempe, yang mengaku mengalami penurunan omzet secara signifikan hingga mencapai 35 persen.

Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya biaya produksi akibat naiknya harga bahan baku impor, terutama kedelai yang menjadi komponen utama dalam pembuatan tempe. Di sisi lain, daya beli masyarakat juga disebut ikut melemah, membuat penjualan semakin tertekan.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

Para pedagang menyebutkan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah berdampak langsung pada harga bahan baku di pasar. Kenaikan biaya produksi membuat margin keuntungan semakin tipis, bahkan dalam beberapa kasus tidak sebanding dengan biaya operasional harian.

Situasi ini tidak hanya dialami oleh pedagang tempe, tetapi juga pelaku usaha berbasis kedelai lainnya seperti tahu dan olahan pangan tradisional.

Penurunan penjualan menjadi dampak paling terasa. Sejumlah pedagang melaporkan omzet mereka merosot hingga sekitar 35 persen dalam periode pelemahan rupiah terbaru.

Selain faktor harga, berkurangnya jumlah pembeli juga menjadi penyebab utama turunnya pendapatan. Banyak konsumen mulai mengurangi konsumsi atau beralih ke alternatif makanan lain yang lebih terjangkau.

Pelaku usaha kecil menilai bahwa kondisi ini tidak berdiri sendiri. Pelemahan rupiah disebut ikut memicu kenaikan harga kebutuhan pokok secara umum, sehingga berdampak pada pola konsumsi masyarakat.

Dengan pengeluaran rumah tangga yang semakin ketat, belanja untuk produk harian seperti tempe pun ikut menurun.

Para pedagang berharap kondisi nilai tukar rupiah dapat segera stabil agar harga bahan baku kembali terkendali. Stabilitas ekonomi dinilai menjadi kunci penting bagi keberlangsungan usaha kecil yang sangat sensitif terhadap perubahan harga.

Selain itu, dukungan kebijakan pemerintah juga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat agar perputaran ekonomi tetap berjalan.

Previous Post

BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Stadion Utama Riau, Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup

Next Post

Bukan Ponsel, Kini Mouse yang Bisa Dilipat: Logitech Hadirkan Perangkat Saku dengan Baterai Tahan Sebulan

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post

Bukan Ponsel, Kini Mouse yang Bisa Dilipat: Logitech Hadirkan Perangkat Saku dengan Baterai Tahan Sebulan

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.