• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Israel Abaikan Kesepakatan Damai AS-Iran, Serangan ke Lebanon Tetap Berlanjut

June 19, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Ketegangan di Timur Tengah belum benar-benar mereda meski Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk menghentikan konflik yang lebih luas di kawasan. Israel justru tetap melancarkan operasi militer di Lebanon selatan, memicu kekhawatiran bahwa upaya perdamaian yang tengah dibangun dapat kembali terganggu.

Serangan udara dan artileri Israel dilaporkan terus menghantam sejumlah wilayah di Lebanon pada Jumat (19/6/2026). Aksi militer tersebut berlangsung di tengah harapan dunia internasional bahwa kesepakatan antara Washington dan Teheran dapat menjadi pintu masuk bagi stabilitas kawasan yang selama berbulan-bulan dilanda konflik.

You might also like

Kim Jong Un Perkuat Militer, Waspadai “Perang Nuklir di Depan Mata”

Kim Jong Un Perkuat Militer, Waspadai “Perang Nuklir di Depan Mata”

June 23, 2026
Perang Melawan Iran Kuras Kantong AS, Biaya Operasi Militer Tembus Rp500 Triliun

Perang Melawan Iran Kuras Kantong AS, Biaya Operasi Militer Tembus Rp500 Triliun

June 21, 2026

Sumber keamanan Lebanon menyebutkan serangan terbaru menyasar beberapa lokasi yang diduga menjadi basis kelompok Hizbullah. Namun, serangan itu juga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di sejumlah daerah. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan puluhan orang tewas dalam gelombang serangan yang terjadi sejak dini hari.

Di sisi lain, Hizbullah menegaskan penghentian serangan Israel di Lebanon merupakan syarat penting bagi terwujudnya perdamaian yang lebih luas di kawasan. Kelompok yang didukung Iran tersebut menilai kesepakatan AS-Iran tidak akan efektif apabila operasi militer Israel masih terus berlangsung.

Meski demikian, pemerintah Israel tetap bersikeras mempertahankan operasi militernya. Pejabat Israel menyatakan tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah ancaman keamanan dari Hizbullah dan melindungi wilayah utara negara itu dari kemungkinan serangan lintas perbatasan. Israel juga menegaskan pasukannya akan tetap berada di sejumlah area strategis di Lebanon selatan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan negaranya akan memberikan respons keras terhadap setiap serangan yang mengancam keamanan Israel. Sikap tersebut memperlihatkan perbedaan pandangan antara Israel dan pihak-pihak yang terlibat dalam perundingan damai regional.

Sementara itu, upaya diplomatik terus dilakukan oleh AS, Qatar, dan sejumlah pihak lain untuk menekan eskalasi konflik. Negosiasi yang melibatkan berbagai aktor regional menghasilkan kesepakatan penghentian sementara pertempuran antara Israel dan Hizbullah. Namun laporan dari lapangan menunjukkan bentrokan dan serangan masih terjadi beberapa jam setelah kesepakatan diumumkan.

Pengamat menilai berlanjutnya serangan Israel ke Lebanon menjadi ujian serius bagi keberlangsungan proses perdamaian yang tengah dirintis. Jika ketegangan terus meningkat, bukan tidak mungkin konflik yang semula diharapkan mereda justru kembali meluas dan menyeret lebih banyak pihak ke dalam pusaran perang di Timur Tengah.

Hingga kini, komunitas internasional masih menunggu langkah konkret dari seluruh pihak untuk menghormati kesepakatan yang telah dicapai. Tanpa komitmen bersama, harapan terciptanya stabilitas dan keamanan di kawasan diperkirakan akan sulit terwujud dalam waktu dekat.

Previous Post

BGN Tegaskan SPPG Tak Dapat Insentif saat MBG Libur: No Service, No Pay

Next Post

Perang Melawan Iran Kuras Kantong AS, Biaya Operasi Militer Tembus Rp500 Triliun

Berita Terkait

Kim Jong Un Perkuat Militer, Waspadai “Perang Nuklir di Depan Mata”
Internasional

Kim Jong Un Perkuat Militer, Waspadai “Perang Nuklir di Depan Mata”

by admin
June 23, 2026
0

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kekuatan militer negaranya di tengah meningkatnya ketegangan global. Ia...

Read more
Perang Melawan Iran Kuras Kantong AS, Biaya Operasi Militer Tembus Rp500 Triliun

Perang Melawan Iran Kuras Kantong AS, Biaya Operasi Militer Tembus Rp500 Triliun

June 21, 2026
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Rancangan Kesepakatan Damai AS–Iran Mengemuka, Isyarat Baru Redakan Ketegangan Timur Tengah

June 14, 2026
Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

Skema Dana Jumbo UEA ke Iran Jadi Sorotan, Diduga untuk Redam Ketegangan Regional

June 13, 2026
Next Post
Perang Melawan Iran Kuras Kantong AS, Biaya Operasi Militer Tembus Rp500 Triliun

Perang Melawan Iran Kuras Kantong AS, Biaya Operasi Militer Tembus Rp500 Triliun

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.