• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Harga Emas Menguat di Tengah Pelemahan Harga Minyak Dunia

August 3, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Harga emas menguat 0,31 persen ke level 4.055,35 dolar AS per ons troi pada perdagangan Senin, 3 Augustus 2026.

Penguatan ini dipicu anjloknya harga minyak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda serangan baru terhadap Iran dan membuka peluang kesepakatan meredakan konflik di Timur Tengah.

You might also like

Impor Daging dan Susu Thailand Berpotensi Ganggu Neraca Perdagangan RI

August 5, 2026

Kurs Rupiah Melemah, Yen Tetap Bertahan di Tengah Gejolak Pasar

August 4, 2026

Meredanya ketegangan geopolitik mendorong harga minyak dunia turun lebih dari 5 dolar AS per barel pada awal sesi. Investor mulai menilai kembali risiko inflasi yang sebelumnya mengancam akibat lonjakan harga energi pasca-konflik AS-Iran.

Emas kembali diminati karena meredanya tekanan ekspektasi inflasi jangka pendek. Namun, sikap hawkish tiga pejabat The Fed yang kembali menegaskan perlunya suku bunga lebih tinggi untuk mengendalikan inflasi yang masih di atas target 2 persen membatasi penguatan logam mulia ini.

Lingkungan suku bunga tinggi umumnya menjadi hambatan utama daya tarik emas. Logam mulia tidak memberikan imbal hasil sehingga investor cenderung beralih ke aset berbunga ketika bank sentral mempertahankan kebijakan moneter ketat.

Fokus pasar kini tertuju pada serangkaian data tenaga kerja Amerika Serikat pekan ini. Laporan JOLTS, ADP, klaim pengangguran mingguan, hingga Non-Farm Payrolls akan menjadi acuan utama menilai arah kebijakan suku bunga The Fed.

Rangkaian data ini diharapkan memberi gambaran lebih jelas tentang kekuatan pasar tenaga kerja AS. Investor akan menggunakannya untuk mengukur seberapa besar peluang perubahan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Di pasar logam mulia lainnya, perak spot naik 0,68 persen menjadi 58,06 dolar AS per ons troi. Platinum menguat 0,31 persen ke 1.650,36 dolar AS per ons troi dan paladium melonjak 1,34 persen ke 1.295,55 dolar AS per ons troi.

Kenaikan paladium turut didukung laporan positif dari produsen terbesar dunia Norilsk Nickel. Perusahaan asal Rusia itu mencatat kenaikan pendapatan dan laba bersih pada semester I 2026 yang mendorong optimisme terhadap permintaan logam industri.

Previous Post

Bukan Cuma Soal Rumah, BTN Bangun Experience Lewat Fashion & Lifestyle

Next Post

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Suez, Warga Mesir Diminta Tetap Siaga

Berita Terkait

Ekbis

Impor Daging dan Susu Thailand Berpotensi Ganggu Neraca Perdagangan RI

by admin
August 5, 2026
0

Tawaran Thailand untuk meningkatkan impor pupuk Indonesia sebagai imbalan akses ekspor daging dan susu dinilai belum menciptakan hubungan dagang yang...

Read more

Kurs Rupiah Melemah, Yen Tetap Bertahan di Tengah Gejolak Pasar

August 4, 2026

Purbaya Sebut Penyaluran Gas dan Beras Subsidi Kini Lewat Kopdes Merah Putih

July 25, 2026
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

July 9, 2026
Next Post

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Suez, Warga Mesir Diminta Tetap Siaga

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.