• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga CPO di BMD Melonjak Akibat Ekspektasi Penurunan Produksi

Harga CPO di BMD Melonjak Akibat Ekspektasi Penurunan Produksi

February 18, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) melonjak pada perdagangan Senin, 17 Februari 2025. Kenaikan ini merupakan lanjutan dari tren penguatan harga dari pekan lalu.

Adapun kenaikan harga CPO ditopang oleh ekspektasi adanya penurunan produksi secara musiman yang akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

You might also like

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026

Berdasarkan data BMD, kontrak berjangka CPO untuk Maret 2025 naik RM42 menjadi RM4.742 per tonnya. Sementara itu, kontrak CPO April 2025 menguat RM40 menjadi RM4.632 per ton.

Kenaikan juga terjadi pada kontrak berjangka CPO Mei 2025 yang meningkat RM43 menjadi RM4.542 Ringgit Malaysia per ton, serta kontrak CPO Juni 2025 yang naik RM45 ke level RM4.449 per tonnya.

Sementara itu, untuk kontrak berjangka CPO Juli 2025, harga terkerek RM44 menjadi RM4.365 per ton. Sedangkan kontrak CPO Agustus 2025 menguat dengan kenaikan serupa ke level RM4.304 per tonnya.

Berdasarkan laporan dari Kantor Berita Malaysia, Bernama, analis pasar David Ng menyatakan bahwa kenaikan harga CPO dipicu oleh ekspektasi penurunan produksi musiman yang lebih lemah dalam waktu dekat.

Selain itu, penguatan harga palm olein di Dalian Commodity Exchange turut memberikan dorongan positif. “Harga CPO bergerak pada level support 4.500 Ringgit Malaysia per ton dan resistance di 4.600 Ringgit Malaysia per ton,” ujarnya.***

Sumber: Investor.id

Previous Post

Harga Emas Pegadaian 18 Februari 2025: Termasuk Antam dan Gelari24, UBS Turun Lebih Tajam

Next Post

Resep Sarden Bihun, Cocok Untuk Menu Makan Siang

Berita Terkait

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan
Ekbis

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

by admin
March 12, 2026
0

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada sektor perdagangan global, termasuk industri kelapa sawit Indonesia. Ongkos pengiriman...

Read more
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Next Post
Resep Sarden Bihun, Cocok Untuk Menu Makan Siang

Resep Sarden Bihun, Cocok Untuk Menu Makan Siang

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.