• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga CPO di Bursa Malaysia Semakin Rontok

Harga CPO Kembali Melemah di Bursa Malaysia, Tekanan Produksi dan Stok Tinggi Jadi Penyebab

May 8, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Harga CPO atau minyak sawit mentah di Bursa Derivatif Malaysia kembali ditutup melemah setelah dua hari berturut-turut pada Selasa, 7 Mei 2025. Tekanan meningkatnya produksi dan tingginya level stok, menjadi pemicu utama pelemahan harga ini.

Trader minyak sawit David Ng menjelaskan bahwa tekanan pasar yang berlanjut telah melemahkan sentimen pelaku pasar.

You might also like

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026

“Harga saat ini didukung di level RM3.650 per ton dengan batas resistensi di kisaran RM3.900 per ton,” ujarnya kepada Bernama.

Sementara itu, Kepala Riset Komoditas Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, mencatat bahwa kontrak berjangka CPO tampak mengabaikan tren pemulihan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) selama sesi perdagangan Asia.

“Untuk saat ini, ada potensi risiko penurunan harga, tetapi aksi beli karena harga murah kemungkinan juga akan terjadi secara bersamaan,” tambahnya.

Pada penutupan perdagangan, kontrak CPO untuk Mei dan Juni 2025 masing-masing turun RM70 menjadi RM3.725 dan RM3.732 per ton.

Kontrak Juli 2025 anjlok RM64 ke level RM3.728 per ton. Sementara itu, Agustus 2025 melemah RM58 ke RM3.734 per ton, dan September 2025 terkoreksi RM46 menjadi RM3.741 per ton. Kontrak Oktober 2025 turun RM37 ke posisi RM3.751 per ton.

Volume perdagangan melonjak menjadi 91.358 lot dibandingkan 70.080 lot pada hari sebelumnya. Sementara itu, open interest meningkat menjadi 234.996 kontrak dari posisi sebelumnya 233.382 kontrak.

Untuk pasar fisik, harga CPO wilayah Selatan pada bulan Mei tercatat turun RM60 menjadi RM3.820 per ton.

— BERNAMA

Previous Post

Harga Emas di Pegadaian 6 Mei 2025 — Semua Produk Turun Tipis

Next Post

Dari Wajah hingga Kuku, Ini Keajaiban Lemon untuk Perawatan Diri

Berita Terkait

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi
Ekbis

PHK di Indonesia Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Juni Jadi Bulan dengan Laporan Tertinggi

September 25, 2026

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi perhatian dalam dinamika ketenagakerjaan Indonesia sepanjang 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan sebanyak...

Read more

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

September 17, 2026
BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

BUK Migas Bakal Langsung di Bawah Presiden, Bahlil Ungkap Target dan Peran Barunya

September 17, 2026
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

September 16, 2026
Next Post
Dari Wajah hingga Kuku, Ini Keajaiban Lemon untuk Perawatan Diri

Dari Wajah hingga Kuku, Ini Keajaiban Lemon untuk Perawatan Diri

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.