• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kode Nomor +234 Bikin Resah, Ini Fakta dan Modus Penipuannya

Kode Nomor +234 Bikin Resah, Ini Fakta dan Modus Penipuannya

August 20, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan, banyak masyarakat Indonesia menerima panggilan telepon dengan kode nomor internasional +234. Tak sedikit yang bertanya-tanya, dari negara mana sebenarnya kode tersebut berasal dan apakah aman untuk diangkat.

Kode +234 diketahui merupakan kode telepon internasional milik Nigeria, sebuah negara di Afrika Barat. Namun, munculnya panggilan asing dengan kode ini belakangan sering dikaitkan dengan modus penipuan internasional.

You might also like

AI Makin Pintar, Mark Zuckerberg Tegaskan Satu Hal: Kendali Harus Tetap di Tangan Manusia

August 18, 2026
Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

August 14, 2026

Modus penipuan yang paling umum adalah “Wangiri Scam”, yaitu pelaku menelepon hanya sekali atau beberapa detik lalu menutupnya. Jika penerima penasaran dan menelpon balik, pulsa atau saldo komunikasi internasional bisa terkuras habis. Dalam beberapa kasus, penelepon juga berusaha melakukan percakapan untuk menggali data pribadi calon korban.

Pakar keamanan siber mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan mengangkat atau membalas panggilan dari nomor asing yang mencurigakan, terutama jika tidak memiliki kerabat atau urusan bisnis di luar negeri.

“Kebanyakan panggilan asing dengan kode +234 tidak relevan bagi masyarakat Indonesia. Jangan asal mengangkat apalagi menelpon balik. Ini bisa jadi bagian dari penipuan internasional,” ujar salah satu praktisi keamanan digital.

Selain Nigeria, sejumlah kode nomor asing lain juga kerap disalahgunakan untuk penipuan, di antaranya kode +63 (Filipina) dan +92 (Pakistan). Masyarakat diimbau selalu berhati-hati dan segera blokir nomor asing yang mencurigakan.

Pihak kepolisian dan Kominfo juga telah berulang kali mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap modus penipuan telepon internasional. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat bisa melaporkannya melalui situs resmi aduan konten Kominfo atau aplikasi pelaporan online lainnya.

Dengan meningkatnya kasus penipuan digital lintas negara, kewaspadaan menjadi kunci utama. Jangan mudah tergoda, jangan langsung percaya, dan selalu lindungi data pribadi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sumber: detiknet
Previous Post

Tren Aplikasi Qur’an: Generasi Muda Semakin Dekat dengan Kitab Suci

Next Post

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Berita Terkait

Teknologi

AI Makin Pintar, Mark Zuckerberg Tegaskan Satu Hal: Kendali Harus Tetap di Tangan Manusia

by admin
August 18, 2026
0

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) menuju kemampuan yang semakin canggih memunculkan pertanyaan besar: siapa yang seharusnya memegang kendali atas teknologi tersebut?...

Read more
Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

August 14, 2026
ITEL Power 80 Tampil Mirip iPhone 17 Pro, Harga Mulai Rp2 Jutaan

ITEL Power 80 Tampil Mirip iPhone 17 Pro, Harga Mulai Rp2 Jutaan

August 7, 2026
AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

August 3, 2026
Next Post
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.