• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Apakah Kecanduan Judi Online Bisa Sembuh? Psikolog Anak Angkat Bicara

Berantas Judi Online, Pemerintah Bentuk Satgas Khusus

Apakah Kecanduan Judi Online Bisa Sembuh? Psikolog Anak Angkat Bicara

June 15, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Maraknya judi online telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Judi online disebut telah menimbulkan ketagihan bagi beberapa penggunanya. Pertanyaannya, apakah kecanduan ini bisa disembuhkan?

Psikolog anak, remaja, dan keluarga, Novita Tandry, menjelaskan bahwa adiksi judi online sama dengan adiksi lainnya seperti alkohol, narkoba, dan pornografi. Menurutnya, proses kesembuhan memerlukan rehabilitasi untuk memulihkan otak yang sudah tidak normal.

You might also like

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026
Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

September 27, 2026

“Butuh rehabilitasi, butuh keterampilan, ini tidak bisa dilakukan sendiri, perlu bantuan profesional kesehatan, psikolog, psikiater, dan dukungan sistem keluarga untuk detoksifikasi. Contohnya, mereka yang kecanduan mungkin tidak boleh memegang uang,” ujar Novita, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, Jumat, 14 Juni Jumat 2024.

“Jadi mungkin kalau uang harus ditransfer ke rekening tertentu, harus ada yang memantau, dan tidak diberikan uang berlebihan,” tambahnya.

Novita juga memberikan tips kepada masyarakat agar tidak terbuai dengan judi online yang bisa bersifat candu. Menurutnya, seseorang harus memiliki pengendalian diri dan menyadari bahwa dalam hidup ini tidak ada yang instan. “Semua itu butuh proses,” ujarnya.

Selain itu, ketika seseorang sudah bisa mengontrol diri, mereka akan mengerti bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi dan risiko. Novita juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menangani masalah ini, termasuk melalui pendidikan.

“Pemerintah juga harus turun tangan, dari sektor pendidikan hingga pencegahan, dan ini tidak bisa dilakukan sendiri,” katanya.

Dengan penanganan yang tepat, diharapkan masalah kecanduan judi online ini bisa diatasi dan masyarakat dapat terhindar dari dampak negatifnya.***

Previous Post

Kejati NTT Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pensiun Bank NTT, 11 Pegawai Diperiksa

Next Post

Banjir Produk Impor Jadi Biang Kerok PHK Massal Industri Tekstil Lokal

Berita Terkait

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari
Teknologi

Amazfit T-Rex 3 Pro, Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai hingga 25 Hari

October 1, 2026

Amazfit T-Rex 3 Pro merupakan smartwatch tangguh kelas atas dari Amazfit, dibuat dengan material premium seperti bezel titanium grade 5...

Read more
Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

Bisakah AI Memusnahkan Manusia? Risiko yang Mulai Bikin Ilmuwan Khawatir

September 27, 2026
Agen AI OpenAI Bobol Portal Data Pemerintah Australia, Pemerintah Bentuk Satgas Investigasi

Agen AI OpenAI Bobol Portal Data Pemerintah Australia, Pemerintah Bentuk Satgas Investigasi

September 26, 2026
Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

Gempa Kepulauan Seribu M6,5 Terasa hingga Sumatra, Pakar Ungkap Mengapa Tak Merusak

September 12, 2026
Next Post
Banjir Produk Impor Jadi Biang Kerok PHK Massal Industri Tekstil Lokal

Banjir Produk Impor Jadi Biang Kerok PHK Massal Industri Tekstil Lokal

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.