• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pendaftaran Subsidi Pertalite Capai 83%, Data Pengguna Akan Dikunci di 2024

Seorang pengendara mengisi BBM di SPBU.

Pendaftaran Subsidi Pertalite Capai 83%, Data Pengguna Akan Dikunci di 2024

December 5, 2024
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa pendaftaran program subsidi tepat sasaran untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite telah mencapai 83% hingga hari ini.

Pendataan ini memungkinkan pemerintah menentukan siapa saja yang berhak menerima subsidi Pertalite. Data ini akan digunakan untuk mengunci dan mengelola penerima subsidi.

You might also like

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

March 12, 2026
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026

“Untuk produk Pertalite, per saat ini pendaftaran sudah 83%. Insyaallah di 2024 pengguna Pertalite akan tercatat sepenuhnya,” ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Rabu, 4 Desember 2024.

Selain Pertalite, Riva menambahkan bahwa pendataan pengguna solar subsidi atau Jenis BBM Tertentu (JBT) telah selesai 100%. Profil pengguna dan pembeli BBM subsidi kini tercatat dalam sistem digital Pertamina.

Data ini diharapkan dapat mendukung rencana pemerintah dalam merevisi Peraturan Presiden (Perpres) No. 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

“Nantinya data ini akan kami gunakan untuk mendukung keputusan pemerintah terkait target penerima subsidi,” tambah Riva.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Wiko Migantoro, melaporkan bahwa hingga Oktober 2024, penjualan BBM bersubsidi mencapai 39,7 juta kiloliter (kl) dan diperkirakan akan mencapai 48,6 juta kl hingga akhir tahun.

Sementara itu, penyerapan gas LPG 3 kg bersubsidi telah mencapai 6,9 juta ton dari target tahunan sebesar 8,3 juta ton. Untuk produk BBM nonsubsidi, penjualan mencapai 37,2 juta kl dengan target akhir tahun sebesar 39,1 juta kl.

“Secara keseluruhan, total produk BBM dan LPG yang terjual mencapai 102,4 juta kl. Kami terus mengembangkan sistem digital untuk memastikan distribusi BBM dan LPG lebih terarah. Sistem ini akan sangat membantu jika pemerintah menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran,” jelas Wiko.

Pendataan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan efisiensi distribusi subsidi energi. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, program subsidi diharapkan semakin tepat sasaran dan mengurangi penyalahgunaan di lapangan.***

Previous Post

BRK Syariah Raih 2 Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2024

Next Post

Tidak Akan Ditunda, Kenaikan PPN 12% Efektif Berlaku Januari 2025

Berita Terkait

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan
Ekbis

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

by admin
March 12, 2026
0

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada sektor perdagangan global, termasuk industri kelapa sawit Indonesia. Ongkos pengiriman...

Read more
Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

Geopolitik Dunia Bergejolak, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan dan Energi RI Aman

March 4, 2026
Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

Ratusan Ribu Mitra Gojek Akan Terdaftar BPJS Gratis, Berlaku Bertahap 2026

February 19, 2026
Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Perak Makin Dilirik: Peluang, Keuntungan, dan Strategi Cerdas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

February 14, 2026
Next Post
Tidak Akan Ditunda, Kenaikan PPN 12% Efektif Berlaku Januari 2025

Tidak Akan Ditunda, Kenaikan PPN 12% Efektif Berlaku Januari 2025

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.