• Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jumlah Korban Tewas di Gaza Bertambah, Israel Kembali Luncurkan Serangan Udara

Jumlah Korban Tewas di Gaza Bertambah, Israel Kembali Luncurkan Serangan Udara

March 21, 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, dalam 72 jam terakhir meningkat menjadi 591 orang.

Selain itu, sebanyak 1.042 warga dilaporkan luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit.

You might also like

Presiden Iran Tanggapi Klaim AS soal Iran Akan Runtuh, Begini Pernyataannya

Presiden Iran Tanggapi Klaim AS soal Iran Akan Runtuh, Begini Pernyataannya

August 24, 2026
Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

Trump Masukkan Selat Hormuz ke Peta AS, Iran Bereaksi Keras

August 19, 2026

Data tersebut disampaikan oleh kantor media yang dikelola Hamas di Gaza pada Kamis, 20 Maret 2025 waktu setempat.

Otoritas kesehatan di Gaza juga melaporkan tambahan 85 korban jiwa sejak Kamis pagi.

Mereka menyebutkan masih ada korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan, dan upaya evakuasi terus dilakukan.

Dalam pernyataan yang diterbitkan Xinhua, Jumat, 21 Maret 2025, kantor media Gaza menuding militer Israel dan Pemerintah Amerika Serikat bertanggung jawab atas berlanjutnya serangan yang mereka sebut sebagai “pembunuhan massal”.

“Agresi tersebut tidak akan mematahkan semangat perjuangan rakyat Palestina,” bunyi pernyataan itu.

Pihak Gaza juga mendesak komunitas internasional untuk menekan Israel agar membuka perlintasan perbatasan dan mengizinkan masuknya bantuan medis serta bantuan kemanusiaan.

Serangan udara intensif Israel dimulai sejak Selasa, 18 Maret 2025, mengakhiri gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua bulan.

Sejak Oktober 2023, serangan militer Israel di Gaza telah menewaskan hampir 50.000 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak.

Lebih dari 112.000 lainnya mengalami luka-luka.

Pada November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Keduanya dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang di wilayah tersebut.***

Previous Post

Syarat Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 yang Mulai Dibuka per 1 April Ini

Next Post

105 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia Jelang Idulfitri 2025

Berita Terkait

Presiden Iran Tanggapi Klaim AS soal Iran Akan Runtuh, Begini Pernyataannya
Internasional

Presiden Iran Tanggapi Klaim AS soal Iran Akan Runtuh, Begini Pernyataannya

by admin
August 24, 2026
0

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tetap berdiri teguh dan terus berupaya melayani masyarakat di tengah situasi perang yang...

Read more
Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

Trump Masukkan Selat Hormuz ke Peta AS, Iran Bereaksi Keras

August 19, 2026
Drone Misterius Masuk Rumania, Jet Tempur Spanyol Dikerahkan hingga Menembak

Drone Misterius Masuk Rumania, Jet Tempur Spanyol Dikerahkan hingga Menembak

August 16, 2026
Jerat WNI dengan Tawaran Kerja, Indonesia-Kamboja Bidik Sindikat Online Scam

Jerat WNI dengan Tawaran Kerja, Indonesia-Kamboja Bidik Sindikat Online Scam

August 13, 2026
Next Post
105 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia Jelang Idulfitri 2025

105 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia Jelang Idulfitri 2025

BeritaPontianak.com

© 2023 Berita Pontianak.

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Home
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekbis
  • Politik
  • Teknologi

© 2023 Berita Pontianak.